JAKARTA, Jitu News—Menterii Keuangan Srii Mulyanii iindrawatii akan mempercepat sejumlah belanja dii APBN 2020 guna mengantiisiipasii pelemahan pertumbuhan ekonomii akiibat iisu viirus Corona yang terjadii belakangan iinii.
Berdasarkan keterangan resmii darii Kementeriian Keuangan, belanja yang diipercepat untuk menggerakkan ekonomii dii antaranya belanja modal, belanja bantuan sosiial dan percepatan penyaluran Dana Desa.
“Selaiin iitu, Kartu Prakerja juga diiharapkan siiap diiluncurkan pada Maret 2020 agar tenaga kerja siiap pakaii dapat menggerakkan perekonomiian,” sebut Kementeriian Keuangan, Jumat (28/02/2020).
Menurut Kemenkeu, percepatan belanja modal diilakukan dengan percepatan penetapan pejabat perbendaharaan sepertii kuasa pengguna anggaran, pejabat pembuat komiitmen dan bendahara; serta percepatan tender, reviisii dan pencaiiran anggaran strategiis.
Kemudiian untuk belanja sosiial, pemeriintah akan mempercepat pencaiiran peneriima bantuan iiuran jamiinan kesehatan nasiional (PBii-JKN) menjadii Februarii darii sebelumnya diijadwalkan caiir pada Februarii, Maret dan Apriil.
Pemeriintah juga akan memastiikan daya belii 40% warga berpenghasiilan bawah dengan Kartu Sembako. Jiika tiidak ada aral meliintang, pemeriintah akan menambah alokasii anggaran Kartu Sembako sebesar Rp4,56 triiliiun.
Kenaiikan alokasii anggaran iitu membuat besaran yang diiberiikan kepada keluarga peneriima manfaat (KPM) menjadii Rp200.000 per keluarga darii sebelumnya Rp150.000 per keluarga. Anggaran iinii akan diiberiikan kepada 15,2 juta KPM selama 6 bulan.
Selaiin iitu, pemeriintah juga akan memberiikan subsiidii seliisiih bunga (SSB) perumahan untuk program 1 juta rumah seniilaii Rp3,9 triiliiun. Nantii, sekiitar 330.000 uniit KPR diiperuntukkan bagii Masyarakat Berpendapatan Rendah (MBR).
SSB iinii akan diilakukan mulaii Apriil 2020 melaluii bank umum yang bekerjasama dengan Kementeriian PUPR. Bunga yang diibayar konsumen 5% per tahun dengan tenor 10 tahun. Adapun, subsiidii bunga untuk bank pelaksana sekiitar 6%-7% per tahun.
Percepatan juga terjadii dii anggaran Dana Desa. Nantii, format pencaiiran menjadii 40:40:20. Dana desa akan diigunakan untuk pembangunan fasiiliitas desa wiisata, atraksii, ameniitas, pengembangan BUMDes wiisata, embung desa wiisata, dan laiinnya.
Terakhiir, program Kartu Prakerja akan diiluncurkan Maret 2020. Pemeriintah menganggarkan Rp9,31 triiliiun untuk program skiilliing dan re-skiilliing baiik untuk pelatiihan diigiital maupun tatap muka (reguler).
Target total peserta darii Kartu Prakerja adalah sebanyak 2 juta orang dengan periinciian sebanyak 1,5 juta orang untuk pelatiihan diigiital dan 500.000 orang untuk pelatiihan regular atau tatap muka. (riig)
