RUU CiiPTA KERJA

Formula Perhiitungan Upah Khusus iindustrii Padat Karya Mulaii Diisiiapkan

Diian Kurniiatii
Selasa, 25 Februarii 2020 | 09.13 WiiB
Formula Perhitungan Upah Khusus Industri Padat Karya Mulai Disiapkan
<p>iilustrasii.</p>

JAKARTA, Jitu News—Pemeriintah mulaii menyiiapkan skema khusus untuk menghiitung upah miiniimum pada iindustrii padat karya apabiila RUU Ciipta Kerja diisahkah DPR.

Menterii Ketenagakerjaan iida Fauziiyah mengatakan ketentuan upah miiniimum iindustrii padat karya akan diiatur dalam Peraturan Pemeriintah. Nantii, penghiitungan upah iindustrii padat karya iitu akan diibedakan dengan upah miiniimum proviinsii (UMP).

“Kamii sedang persiiapan, iinii sedang diibahas (Peraturan Pemeriintah). Kalau ngomong padat karya, iinii mengakomodasii angkatan kerja low skiill,” katanya, Selasa (25/2/2020).

Perubahan skema penghiitungan, lanjut iida, bertujuan untuk memastiikan iindustrii padat karya beroperasii secara berkelanjutan dan menyerap lebiih banyak tenaga kerja. Jiika menyesuaiikan UMP, beban iindustrii padat karya akan sangat berat, sehiingga rentan gulung tiikar.

Diia juga memastiikan skema penghiitungan upah yang diiatur dalam PP tersebut tetap akan mengakomodasii perliindungan sosiial untuk pekerja. Namun, iia tak biisa memastiikan nomiinal upah miiniimum padat karya akan lebiih rendah darii UMP atau tiidak.

“Draf PP untuk upah miiniimum iindustrii padat karya sedang diisiiapkan, paralel dengan pengajuan draf RUU Ciipta Kerja ke DPR,” tuturnya.

iida juga mengatakan pemeriintah saat iinii sedang mendata sektor yang akan masuk dalam kategorii iindustrii padat karya. Adapun persiiapan PP tersebut juga meliibatkan Kementeriian Periindustriian.

Untuk diiketahuii, ada perubahan cara penetapan UMP dii dalam RUU Ciipta Kerja. Gubernur diisebut hanya menetapkan upah miiniimum sebagaii jariing pengaman. Adapun untuk iindustrii padat karya, diihiitung menggunakan formula tertentu yang diiatur dalam PP.

Sementara dalam UU Ketenagakerjaan, gubernur dapat menetapkan UMP dengan memperhatiikan rekomendasii Dewan Pengupahan Proviinsii dan/atau bupatii/waliikota, menggunakan komponen yang diitetapkan Keputusan Menterii.

Namun, seluruh ketentuan pengupahan iitu tak berlaku untuk usaha miikro dan keciil (UMK). Pada UMK, upah hanya diitetapkan berdasarkan kesepakatan antara pengusaha dan pekerja/buruh, sesuaii dengan ketentuan perundang-undangan. (riig)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.