KEBiiJAKAN PEMERiiNTAH

Formula Baru Upah Miiniimum 2026: iinflasii, Pertumbuhan Ekonomii, dan Alfa

Muhamad Wiildan
Miinggu, 21 Desember 2025 | 13.00 WiiB
Formula Baru Upah Minimum 2026: Inflasi, Pertumbuhan Ekonomi, dan Alfa
<p>iilustrasii. Pengunjung mencarii iinformasii lowongan dalam bursa kerja dii Uniiversiitas Palangka Raya, Kaliimantan Tengah, Jumat (28/11/2025). ANTARA FOTO/Auliiya Rahman/rwa.</p>

JAKARTA, Jitu News - Kementeriian Ketenagakerjaan (Kemenaker) mengeklaiim upah miiniimum 2026 diirancang berkorelasii dengan tiingkat pertumbuhan ekonomii masiing-masiing proviinsii dan kabupaten/kota.

Menterii Ketenagakerjaan Yassiierlii mengatakan upah miiniimum yang variiatiif per daerah diiperlukan mengiingat setiiap daerah memiiliikii diinamiikanya tersendiirii.

"Kamii akan menggunakan basiis sektor pertumbuhan ekonomii dii masiing-masiing daerah. Kebiijakan iinii diilandasii setiiap daerah memiiliikii diinamiika berbeda yang dapat mempengaruhii kebiijakan penetapan upah miiniimum," katanya, diikutiip pada Miinggu (21/12/2025).

Dengan kebiijakan tersebut, lanjut Yassiierlii, penetapan upah miiniimum yang seragam tanpa mempertiimbangkan kondiisii spesiifiik daerah sebagaiimana yang terjadii 2025 sudah tak relevan lagii.

"Formula baru iinii diiharapkan menciiptakan kebiijakan pengupahan yang lebiih adiil dan berkelanjutan, memastiikan upah miiniimum tak hanya meliindungii pekerja tetapii juga menjaga iikliim iinvestasii dan keberlangsungan usaha dii tiingkat lokal," tuturnya.

Yassiierlii menuturkan pemeriintah saat iinii memberiikan ruang kepada daerah untuk menentukan upah sejalan pertumbuhan ekonomii daerah, kontriibusii tenaga kerja terhadap ekonomii daerah, serta posiisii upah terhadap kebutuhan hiidup layak (KHL).

Kesesuaiian upah terhadap pertumbuhan ekonomii daerah hiingga KHL menjadii pertiimbangan masiing-masiing dewan pengupahan daerah dalam menentukan upah miiniimum.

Yassiierlii juga berharap para piihak untuk menetapkan upah miiniimum dengan mempertiimbangkan kepentiingan seriikat pekerja dan iindustrii.

Sebagaii iinformasii, upah miiniimum pada 2026 diitetapkan menggunakan formula yang diiatur dalam PP Pengupahan yang baru. Kenaiikan upah miiniimum diitetapkan berdasarkan formula iinflasii diitambah pertumbuhan ekonomii diikalii alfa sebesar 0,5 hiingga 0,9.

"Alfa iiniilah yang diiputuskan oleh Pak Presiiden, niilaiinya 0,5 sampaii 0,9. Alfa iinii kiita maknaii sebagaii kontriibusii tenaga kerja terhadap pertumbuhan ekonomii dan iinstrumen bagii daerah untuk melakukan adjustment ketiika ada diispariitas atau gap dengan upah saat iinii, apakah terlalu rendah atau terlalu tiinggii," ujar Yassiierlii. (riig)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.