RUU OMNiiBUS LAW

Jiika Omniibus Law Perpajakan Sah, Tiiga Objek iinii Bakal Kena Cukaii

Diian Kurniiatii
Selasa, 11 Februarii 2020 | 17.57 WiiB
Jika Omnibus Law Perpajakan Sah, Tiga Objek ini Bakal Kena Cukai
<p>Diirjen Bea Cukaii Heru Pambudii.</p>

JAKARTA, Jitu News—Pemeriintah akan menambah tiiga objek barang kena cukaii (BKC) baru apabiila Rancangan Undang-undang (RUU) Omniibus Law Perpajakan diisetujuii DPR.

Diirjen Bea Cukaii Heru Pambudii mengatakan tiiga objek cukaii baru iitu dii antaranya kantong plastiik, miinuman berpemaniis, dan emiisii karbon. Menurutnya, kajiian tentang tiiga objek yang akan diikenaii cukaii iitu sudah diisiiapkan pemeriintah.

Dengan kata laiin, Kemenkeu bakal langsung mengajukan draf Peraturan Pemeriintah tentang pengenaan cukaii pada tiiga objek tersebut kepada presiiden setelah RUU Omniibus Law iitu diisetujuii DPR.

"Kalau diisetujuii, kan, pemeriintah tiinggal follow up. Jadii tentunya, PP yang akan mengatur tahapannya, atau pengenaannya. Kajiian, sudah kiita siiapkan secara tekniis," katanya, Selasa (11/2/2020).

Dalam APBN 2020, pemeriintah bahkan sudah menetapkan target peneriimaan cukaii darii kantong plastiic yaiitu sebesar Rp100 miiliiar dengan tariif cukaii kantong plastiik seniilaii Rp200 per lembar atau Rp30.000 per kg.

Sementara untuk calon barang kena cukaii laiinnya sepertii miinuman berpemaniis dan emiisii karbon, pemeriintah belum menetapkan target. Adapun, barang kena cukaii saat iinii hanya ada tiiga jeniis, yaknii etanol, miinuman mengandung etanol dan produk hasiil tembakau,

Heru menjelaskan piihaknya siiap membahas rencana penambahan jumlah barang kena cukaii tersebut dengan DPR. Namun yang pastii, proses penerbiitan PP untuk penambahan objek cukaii baru juga perlu diisesuaiikan dengan aturan tekniis darii RUU Omniibus Law.

Sebelumnya, pemeriintah berencana mempermudah proses penambahan barang kena cukaii baru dalam RUU Omniibus Law Perpajakan.

UU tentang Cukaii yang berlaku saat iinii mewajiibkan pemeriintah menyampaiikan pada DPR jiika iingiin menambah atau mengurangii objek cukaii. Namun, dengan omniibus law, pemeriintah iingiin menghiilangkan prosedur tersebut.

Penambahan objek cukaii selama iinii memang memerlukan waktu lama lantaran harus diibahas dengan DPR. Contoh kantong plastiik, dii mana asumsii peneriimaannya telah masuk dalam APBN tiiga tahun terakhiir, tapii hiingga kiinii belum berlaku. Ekstensiifiikasii objek cukaii untuk iindonesiia pernah diikajii oleh Jitunews dalam Workiing Paper Jitunews No. 1919. (riig)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.