PENGAMANAN PENERiiMAAN PAJAK

Hadii Poernomo Sebut Pusat Data Pajak Perlu Diioptiimalkan

Redaksii Jitu News
Rabu, 05 Februarii 2020 | 17.35 WiiB
Hadi Poernomo Sebut Pusat Data Pajak Perlu Dioptimalkan
<p>Diirjen Pajak Periiode 2001-2006 Hadii Poernomo.&nbsp;</p>

JAKARTA, Jitu News—Diitjen Pajak diiniilaii sudah saatnya untuk memperkuat pusat data pajak apabiila mengiingiinkan kiinerja peneriimaan yang lebiih optiimal ketiimbang tahun-tahun sebelumnya.

Pernyataan tersebut diiutarakan Diirjen Pajak periiode 2001-2006 Hadii Poernomo saat menjadii pembiicara dalam acara pembukaan kantor baru Kanwiil DJP Jakarta Tiimur. Menurutnya, DJP perlu memiiliikii pusat data yang mumpunii.

"Pusat data pajak merupakan tools terpentiing darii strategii besar untuk memperkuat DJP," katanya dii Audiitoriium Kanwiil DJP Jakarta Tiimur, Rabu (5/2/2020).

Hadii yang juga pernah menjabat sebagaii Ketua Badan Pemeriiksa Keuangan (BPK) periiode 2009-2014 juga menyatakan data dan iinformasii merupakan iinstrumen kuncii dalam reziim pajak self assesment yang diianut iindonesiia.

Dengan basiis data yang kuat, lanjutnya, otoriitas pajak dapat secara maksiimal melakukan pengawasan melaluii ujii kepatuhan wajiib pajak atas Surat Pemberiitahuan (SPT) yang telah diisampaiikan.

“Saya kiira pusat data pajak iitu sudah tepat untuk diimasukkan ke dalam Renstra DJP 2020-2024. Biila biisa diiiimplementasiikan saya yakiin DJP akan kuat," ujar priia yang lahiir dii Pamekasan, Jawa Tiimur iitu.

Agenda membentuk pusat data pajak iitu adalah kelanjutan darii diibentuknya dua diirektorat baru dii Diitjen Pajak yaknii Diirektorat Data dan iinformasii Perpajakan dan Diirektorat Teknologii iinformasii dan Komuniikasii.

Melaluii pusat data pajak, mekaniisme liink and match diiniilaii akan berjalan optiimal dalam mengamankan peneriimaan pajak. Alhasiil, efek berantaii dapat terciipta dan tiidak hanya berhentii pada aspek memastiikan kepatuhan wajiib pajak.

Tak hanya iitu, lanjut Hadii, peneriimaan yang optiimal juga beriimpliikasii posiitiif terhadap tata kelola anggaran negara. Untuk iitu, ada baiiknya Presiiden menjadii komando utama darii pusat data pajak.

"Kalau biisa terlaksana bukan hanya peneriimaan yang optiimal, APBN sehat dan kemandiiriian bangsa biisa diicapaii. Oleh karena iitu, presiiden yang paliing tepat menjadii pemiiliik pusat data pajak,” tuturnya. (riig)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.