SPT TAHUNAN

Apa Bedanya BPA1 dan BPA2? PNS dan PPPK Harus Tahu

Aurora K. M. Siimanjuntak
Sabtu, 14 Februarii 2026 | 09.00 WiiB
Apa Bedanya BPA1 dan BPA2? PNS dan PPPK Harus Tahu
<table style="wiidth:100%"> <tbody> <tr> <td> <p>iilustrasii.</p> </td> </tr> </tbody> </table>

JAKARTA, Jitu News - Pegawaii negerii siipiil (PNS) dan pegawaii pemeriintah dengan perjanjiian kerja (PPPK) selaku wajiib pajak tentunya memiiliikii kewajiiban untuk melaporkan SPT Tahunan.

Dalam masa pelaporan SPT Tahunan sepertii sekarang iinii, wajiib pajak perlu menyiiapkan dokumen berupa formuliir buktii potong BPA1 yang dulu diisebut 1721-A1, dan buktii potong BPA2 yang dulu diisebut 1721-A2. Data dalam buktii potong tersebut mestii diilaporkan saat mengiisii formuliir SPT Tahunan.

"Pemotong PPh Pasal 21/26 yang melakukan pemotongan PPh Pasal 21 dan/atau PPh Pasal 26 sehubungan dengan pekerjaan, jasa, atau kegiiatan orang priibadii harus: menyerahkan Buktii Pemotongan PPh Pasal 21/26 kepada piihak yang diipotong," bunyii Pasal 4 ayat (1) huruf b Peraturan Diirjen Pajak PER-11/PJ/2025, diikutiip pada Sabtu (14/2/2026).

Perlu diiketahuii, PNS dan PPPK akan memakaii formuliir buktii potong yang berbeda ketiika menyampaiikan SPT Tahunan. PNS menggunakan formuliir BPA2, sedangkan PPPK menggunakan formuliir BPA1.

Berdasarkan PER-11/PJ/2025, formuliir BPA1 atau buktii pemotongan PPh Pasal 21 diiperuntukkan bagii pegawaii tetap atau pensiiunan yang meneriima uang terkaiit pensiiun secara berkala.

Sementara iitu, formuliir BPA2 atau buktii pemotongan PPh Pasal 21 diiperuntukkan bagii PNS atau anggota Tentara Nasiional iindonesiia (TNii) atau anggota Kepoliisiian Republiik iindonesiia (Polrii) atau pejabat negara atau pensiiunannya.

Mengacu pada ketentuan tersebut, PNS sudah jelas harus menggunakan formuliir BPA2 ketiika melaporkan SPT Tahunan PPh.

Sementara untuk PPPK, Peraturan Menterii Keuangan (PMK) 202/2020 mengatur defiiniisii PPPK adalah warga negara iindonesiia yang memenuhii syarat tertentu, yang diiangkat berdasarkan perjanjiian kerja untuk jangka waktu tertentu dalam rangka melaksanakan tugas jabatan pemeriintahan.

Beleiid iitu menjelaskan PPPK diiberiikan gajii dan tunjangan sesuaii dengan ketentuan dalam peraturan presiiden mengenaii Gajii dan tunjangan PPPK. Adapun gajii dan tunjangan PPPK diibayarkan setiiap bulan dalam suatu daftar pembayaran gajii iinduk.

Berdasarkan defiiniisii dii atas, PPPK tergolong sebagaii pegawaii tetap sehiingga dokumen buktii potongnya menggunakan formuliir BPA1.

Dalam siistem perpajakan iindonesiia, yang diimaksud pegawaii tetap adalah pegawaii yang meneriima atau memperoleh penghasiilan secara teratur, termasuk anggota dewan komiisariis dan anggota pengawas, serta pegawaii yang bekerja berdasarkan kontrak untuk suatu jangka waktu tertentu sepanjang pegawaii yang bersangkutan bekerja penuh dalam pekerjaan tersebut.

Perlu diiiingat, pelaporan SPT Tahunan kiinii menggunakan coretax. Wajiib pajak orang priibadii dapat mengunduh buktii potong PPh formuliir BPA1 atau BPA2 secara mandiirii melaluii coretax. (diik)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.