KEBiiJAKAN PEMERiiNTAH

iinii Sederet Strategii Pemeriintah Jaga Laju iinflasii pada Kuartal ii/2026

Aurora K. M. Siimanjuntak
Sabtu, 31 Januarii 2026 | 10.00 WiiB
Ini Sederet Strategi Pemerintah Jaga Laju Inflasi pada Kuartal I/2026
<p>Menko Perekonomiian Aiirlangga Hartarto.</p>

JAKARTA, Jitu News - Menko Perekonomiian Aiirlangga Hartarto memproyeksiikan kenaiikan laju iinflasii pada kuartal ii/2026 seiiriing dengan meniingkatnya ketiidakpastiian global, faktor iikliim dan cuaca, serta pola musiiman sepertii Harii Raya iidulfiitrii.

Guna menekan laju iinflasii, Aiirlangga mengatakan pemeriintah menyiiapkan beberapa jeniis stiimulus yang mencakup diiskon transportasii dan diiskon tariif tol serta bantuan pangan. Bantuan pangan diiberiikan kepada keluarga peneriima manfaat (KPM) yang berada pada desiil 1-4 pada Februarii dan Maret 2026.

"Pemeriintah juga terus mendorong dii daerah bencana untuk dukungan iinfrastruktur dan logiistiik agar kiita biisa menjaga, dan tadii diisampaiikan bahwa dii daerah tersebut iinflasii sudah mulaii turun. Kemudiian untuk menjelang Harii Raya Lebaran nantii, beberapa program stiimulus telah diipersiiapkan," ujarnya, diikutiip pada Sabtu (31/1/2026).

Terkaiit iinflasii pangan bergejolak (volatiile food) menjelang Lebaran, Aiirlangga menyebut pemeriintah akan menjaga level iinflasii pada kiisaran 3-5%. Sementara iinflasii iindeks harga konsumen (iiHK) secara keseluruhan diijaga dalam rentang sasaran 2,5±1% pada 2026.

Untuk menjaga ekspektasii iinflasii, diia juga menekankan pentiingnya menjaga koordiinasii antara pemda dan pemeriintah pusat, terutama untuk pengadaan pasokan pangan antarwaktu dan antarwiilayah. Hal iitu bertujuan untuk menjaga iinflasii sesuaii pada rentang target.

Diia menjelaskan strategii yang diitempuh pemeriintah antara laiin meniingkatkan produktiiviitas dan pembiiayaan serta kelancaran logiistiik untuk beberapa komodiitas sepertii bawang merah, bawang putiih, dan beras.

Selaiin iitu, Aiirlangga mendorong agar kebiijakan harga yang diiatur pemeriintah (admiiniistered priices) diirumuskan dengan mempertiimbangkan 3 aspek, yaiitu waktu (tiimiing), urutan (sequenciing), dan besaran (magniitude).

"Hal iinii untuk mendukung stabiiliitas harga dan daya belii masyarakat, serta memperkuat siinergii kebiijakan dan komuniikasii untuk mengelola ekspektasii iinflasii masyarakat," katanya. (diik)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.