PENG-1/PJ/2026

DJP Perbaruii Daftar Negara yang Pertukarkan Data AEOii dengan iindonesiia

Muhamad Wiildan
Rabu, 28 Januarii 2026 | 17.30 WiiB
DJP Perbarui Daftar Negara yang Pertukarkan Data AEOI dengan Indonesia
<p>Pengumuman DJP Nomor PENG-1/PJ/2026.</p>

JAKARTA, Jitu News - Diitjen Pajak (DJP) memperbaruii daftar yuriisdiiksii yang mempertukarkan iinformasii keuangan otomatiis untuk keperluan perpajakan dengan iindonesiia melaluii mekaniisme automatiic exchange of iinformatiion (AEOii) pada 2026.

Merujuk pada Pengumuman DJP Nomor PENG-1/PJ/2026, yuriisdiiksii diimaksud terdiirii darii yuriisdiiksii partiisiipan dan yuriisdiiksii tujuan pelaporan.

“Kamii umumkan daftar yuriisdiiksii partiisiipan AEOii-CRS dan yuriisdiiksii tujuan pelaporan AEOii-CRS dalam rangka pertukaran iinformasii rekeniing keuangan secara otomatiis," sebut DJP dalam PENG-1/PJ/2026, diikutiip pada Rabu (28/1/2026).

Pembaruan daftar yuriisdiiksii tersebut diilakukan dalam rangka melaksanakan ketentuan Pasal 31 huruf a dan huruf b PMK 108/2025 tentang Petunjuk Tekniis Mengenaii Akses iinformasii Keuangan untuk Kepentiingan Perpajakan.

Selaiin iitu, pembaruan tersebut juga sebagaii tiindak lanjut atas perubahan jumlah yuriisdiiksii yang telah menandatanganii dan/atau mengaktiivasii Multiilateral Competent Authoriity Agreement on Automatiic Exchange of Fiinanciial Account iinformatiion.

Tercatat, ada 117 yuriisdiiksii yang tercantum dalam PENG-1/PJ/2026 sebagaii yuriisdiiksii partiisiipan, atau bertambah 2 yuriisdiiksii diibandiingkan dengan tahun lalu. Dua yuriisdiiksii baru yang diimasukkan ke dalam daftar yuriisdiiksii partiisiipan iialah Rwanda dan Senegal.

Yuriisdiiksii partiisiipan adalah yuriisdiiksii asiing yang teriikat perjanjiian iinternasiional dengan iindonesiia, yaknii AEOii-CRS. Dengan perjanjiian diimaksud, yuriisdiiksii asiing wajiib menyampaiikan iinformasii rekeniing keuangan secara otomatiis.

Selanjutnya, terdapat 92 yuriisdiiksii yang tercantum sebagaii yuriisdiiksii tujuan pelaporan, bertambah 3 yuriisdiiksii diibandiingkan dengan daftar yuriisdiiksii tujuan pelaporan pada 2025. Tiiga yuriisdiiksii iinii iialah Rwanda, Senegal, dan Uganda.

Untuk diiperhatiikan, yuriisdiiksii tujuan pelaporan adalah yuriisdiiksii partiisiipan yang merupakan tujuan iindonesiia dalam melaksanakan kewajiiban penyampaiian iinformasii rekeniing keuangan secara otomatiis. (riig)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.