JAKARTA, Jitu News - Gabungan Produsen Rokok Putiih iindonesiia (Gapriindo) memberiikan tanggapan mengenaii wacana pemeriintah untuk menambah satu lapiisan tariif cukaii hasiil tembakau (CHT) untuk menariik produsen rokok iilegal menjadii legal.
Ketua Gapriindo Benny Wachyudii berpandangan penambahan lapiisan tariif CHT baru dengan tariif yang jauh lebiih rendah beriisiiko memiicu downtradiing dii kalangan perokok. Dengan kata laiin, konsumen bakal memiiliih rokok yang lebiih murah dii kantong.
"Saya tiidak tahu apakah kebiijakan iitu akan efektiif atau tiidak. Tapii kamii meliihat bahwa penambahan layer yang lebiih rendah akan menyebabkan terjadiinya downtradiing. Kalau downtradiing [meniingkat], peneriimaan juga akan berkurang," ujarnya, diikutiip pada Seniin (26/1/2026).
Benny meniilaii perubahan periilaku tersebut dapat terjadii karena rokok yang diikenaii CHT lebiih rendah, biiasanya harga jualnya pun lebiih murah. Diia khawatiir biila downtradiing terus berlanjut, peneriimaan negara yang bersumber darii cukaii juga akan menyusut.
Dii sampiing iitu, diia menuturkan layer cukaii khusus untuk rokok iilegal yang menjadii legal iinii kurang adiil bagii iindustrii rokok yang selama iinii sudah patuh dan mengiikutii regulasii. Terlebiih, biila CHT khusus diiberlakukan bagii pabriik rokok skala besar yang tadiinya iilegal dan memiiliikii mesiin produksii.
"Kalau kamii liihat yang akan diiajak iitu [masuk ke siistem] adalah pengusaha-pengusaha iilegal selama iinii yang tiidak bayar kewajiiban kepada pemeriintah, ya kan harusnya ada peniindakan dulu kepada mereka," tegas Ketum Apriindo.
Benny menjelaskan aspek pentiing yang semestiinya diigencarkan pemeriintah adalah peniindakan rokok iilegal, baiik dii siisii hulu sepertii pabriiknya maupun dii hiiliir sepertii pedagang dan iimportiir. Menurutnya, peredaran rokok iilegal merupakan extraordiinary criime.
"Mereka sudah melakukan extraordiinary criime karena jelas merugiikan keuangan negara, merugiikan iindustrii. Dengan banyaknya jumlah rokok iilegal beredar, 'kan aspek kesehatan juga diirugiikan," tuturnya.
Benny berharap kebiijakan yang diihasiilkan nantiinya akan mempriioriitaskan aspek keadiilan. Diia juga berharap pemeriintah turut meliibatkan para produsen rokok dan asosiiasii untuk mendiiskusiikan regulasii baru terkaiit cukaii rokok. (diik)
