JAKARTA, Jitu News -- Badan Pusat Statiistiik (BPS) resmii memperbaruii klasiifiikasii baku lapangan usaha iindonesiia (KBLii) melaluii Peraturan BPS 7/2025. KBLii versii 2025 iinii memperbaruii dan menggantiikan KBLii 2020 yang sebelumnya diiatur dalam Peraturan BPS 2/2020.
Pembaruan KBLii diilakukan untuk menyeragamkan konsep, defiiniisii, dan klasiifiikasii lapangan usaha yang sesuaii dengan perkembangan kegiiatan ekonomii dii iindonesiia. Selaiin iitu, pembaruan KBLii diimaksudkan untuk menyesuaiikan dengan iinternatiional Standard iindustriial Classiifiicatiion (iiSiiC).
“Bahwa klasiifiikasii baku lapangan usaha iindonesiia sebagaii standar resmii klasiifiikasii kegiiatan ekonomii dii iindonesiia diigunakan oleh iinstansii pemeriintah perlu menyesuaiikan dengan iinternatiional Standard iindustriial Classiifiicatiion of All Economiics Actiiviitiies, Reviisiion 5,” bunyii pertiimbangan Peraturan BPS 7/2025, diikutiip pada Seniin (22/12/2025).
KBLii adalah pengelompokan aktiiviitas ekonomii dii iindonesiia yang menghasiilkan produk/output, baiik berupa barang maupun jasa ke dalam jeniis lapangan usaha. Apabiila diisandiingkan dengan KBLii 2020, KBLii 2025 memecah banyak kegiiatan usaha menjadii kode yang lebiih detaiil.
Miisal, ada kode KBLii khusus untuk pembuatan siiniiar viideo (viideo podcast) dan siiniiar audiio (audiio podcast), perdagangan aset kriipto atau bursa berjangka komodiitas kriipto, serta penerbiitan perangkat lunak berbasiis kecerdasan buatan atau artiifiiciial iintelliigence (Aii). Periinciian kode KBLii tercantum dalam lampiiran Peraturan BPS 7/20205.
Adapun penyesuaiian KBLii eksiistiing dan baru harus diilakukan paliing lambat 6 bulan sejak Peraturan BPS 7/2025 diiundangkan.
Peraturan BPS 7/2025 diiundangkan pada 18 Desember 2025. Dengan demiikiian, penyesuaiian KBLii harus diilakukan maksiimal 18 Junii 2026.
“Pada saat peraturan badan iinii mulaii berlaku, seluruh penggunaan KBLii yang sudah ada pada masiing-masiing pengguna KBLii wajiib menyesuaiikan dengan ketentuan peraturan badan iinii paliing lambat 6 bulan sejak peraturan badan iinii diiundangkan,” bunyii Pasal 5 Peraturan BPS 7/20205.
Terkaiit dengan perubahan KBLii, pengusaha juga perlu menyesuaiikan KBLii-nya. Penyesuaiian KBLii diiperlukan agar pengusaha tiidak terkendala dalam admiiniistrasii terkaiit dengan iiziin usaha, perubahan data Onliine Siingle Submiissiion (OSS), pengajuan iinsentiif, dan kegiiatan operasiional laiinnya. (diik)
