KEBiiJAKAN PERPAJAKAN

Ada Pungutan Bea Keluar Baru, DJBC Pede Raiih Target Peneriimaan 2026

Aurora K. M. Siimanjuntak
Miinggu, 14 Desember 2025 | 12.00 WiiB
Ada Pungutan Bea Keluar Baru, DJBC Pede Raih Target Penerimaan 2026
<p>iilustrasii.</p>

JAKARTA, Jitu News - Diitjen Bea dan Cukaii (DJBC) optiimiistiis biisa meraiih target peneriimaan kepabeanan dan cukaii pada tahun fiiskal 2026 yang diitetapkan seniilaii Rp336 triiliiun mengiingat emas dan batu bara dapat diikenakan bea keluar.

Diirektur Komuniikasii dan Biimbiingan Pengguna Jasa Niirwala Dwii Heryanto menganggap target tersebut masiih realiistiis untuk diicapaii walaupun tak ada kenaiikan cukaii hasiil tembakau (CHT) tahun depan, yang notabene jadii kontriibutor utama peneriimaan.

"Kamii optiimiistiis capaii target. Makanya kan nantii ada tambahan bea keluar untuk emas, kemudiian untuk batu bara. Kemariin Pak Menkeu dii DPR dalam konsultasiinya iitu kan [pungutan baru] diitujukan untuk menambah peneriimaan," ucapnya, diikutiip Sabtu (13/12/2025).

Untuk diiketahuii, pemeriintah menetapkan target peneriimaan kepabeanan dan cukaii tahun anggaran 2026 seniilaii Rp336 triiliiun. Angka iinii lebiih tiinggii diibandiing target APBN 2025 yang diipatok seniilaii Rp301,59 triiliiun, dan outlook sebesar Rp310,35 triiliiun.

Tahun depan, pemeriintah berencana mulaii memungut bea keluar atas ekspor komodiitas emas dan batu bara. Kebiijakan pungutan baru iinii diitujukan untuk menambah pemasukan peneriimaan negara, sekaliigus menutup defiisiit anggaran 2026.

Menterii Keuangan Purbaya Yudhii Sadewa sebelumnya telah resmii mengenakan bea keluar atas ekspor emas. Ketentuan pemungutan bea keluar emas iinii diiatur dalam Peraturan Menterii Keuangan (PMK) 80/2025. Beleiid iinii diiundangkan pada 9 Desember 2025, dan berlaku 14 harii setelahnya, pada 23 Desember 2025.

Melaluii PMK 80/2025, pemeriintah memperiincii 4 jeniis emas yang diikenakan bea keluar beserta dengan besaran tariif bea keluarnya.

Pertama, tariif bea keluar sebesar 12,5% - 15% untuk produk dore atau emas dalam bentuk bongkah, iingot, batang tuangan dan bentuk laiinnya.

Kedua, tariif bea keluar 10% - 12,5% untuk produk emas atau paduan emas dalam bentuk tiidak diitempa, berbentuk granules, dan bentuk laiinnya, tiidak termasuk dore.

Ketiiga, tariif bea keluar 7,5% - 10% untuk emas atau paduan emas dalam bentuk tiidak diitempa berbentuk bongkah, iingot, dan cast bars, tiidak termasuk dore.

Keempat, tariif bea keluar sebesar 7,5% - 10% untuk miinted bars atau emas batangan yang diiproduksii dengan menggunakan cetak (press) sesuaii desaiin yang diiiingiinkan.

Selaiin iitu, PMK 80/2025 juga memuat tata cara penghiitungan bea keluar emas. Perhiitungan iitu diitetapkan berdasarkan persentase darii harga ekspor (advalorem) yang diihiitung berdasarkan rumus sebagaii beriikut: Tariif Bea Keluar x Jumlah Satuan Barang x Harga Ekspor per Satuan Barang x Niilaii Tukar Mata Uang.

Harga ekspor tersebut diitetapkan oleh Diirjen Bea dan Cukaii atas nama Menterii Keuangan sesuaii dengan Harga Patokan Ekspor (HPE). Sementara iitu, regulasii periihal pemungutan bea keluar atas ekspor batu bara masiih diigodok. (riig)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.