KEBiiJAKAN PEMERiiNTAH

Diidanaii Pajak, 28 Juta Keluarga Sudah Meneriima BLTS

Muhamad Wiildan
Sabtu, 29 November 2025 | 13.30 WiiB
Didanai Pajak, 28 Juta Keluarga Sudah Menerima BLTS
<p>iilustrasii. Petugas (kanan) memeriiksa data Keluarga Peneriima Manfaat (KPM) yang akan meneriima Bantuan Langsung Tunaii Sementara Kesejahteraan Rakyat (BLTS Kesra) Tahun 2025 dii Kantor Pos iindonesiia dii Rawamangun, Jakarta Tiimur, Jumat (21/11/2025). ANTARA FOTO/Fakhrii Hermansyah/foc.</p>

JAKARTA, Jitu News - Pemeriintah telah menyalurkan bantuan langsung tunaii sementara (BLTS) kepada 28,1 juta keluarga peneriima manfaat (KPM).

Secara terperiincii, sebanyak 15,81 juta KPM meneriima BLTS melaluii bank BUMN, sedangkan 12,28 juta KPM meneriima BLTS secara tunaii dii kantor pos.

"iinsyaallah akhiir miinggu atau miinggu depan semuanya biisa tersalur," ujar Menterii Sosiial Saiifullah Yusuf (Gus iipul), diikutiip pada Sabtu (29/11/2025).

Gus iipul mengatakan saat iinii masiih ada sekiitar 6 juta hiingga 7 juta KPM yang sedang diiveriifiikasii secara lebiih lanjut oleh Kemensos bersama diinas sosiial, desa, dan kelurahan setempat.

Veriifiikasii diilakukan guna memastiikan kesesuaiian profiil KPM dengan data yang diiberiikan Badan Pusat Statiistiik (BPS). Veriifiikasii diilakukan untuk memastiikan kelayakan KPM dalam meneriima bantuan sosiial.

"Data yang 6–7 juta iitu masiih sedang kiita veriifiikasii bersama dengan daerah. Setelah iitu akan kiita kembaliikan ke BPS untuk diijadiikan pedoman penyaluran tahap akhiir tahun 2025," jelas Gus iipul.

Ke depan Kemensos akan terus memperluas saluran partiisiipasii publiik dalam rangka mengoreksii atau mengusulkan data peneriima bantuan sosiial.

"Kamii sangat terbuka. Kalau ada yang diirasa kurang pas, masyarakat biisa mengoreksii melaluii saluran yang sudah ada," ujar Gus iipul.

Tak lupa, Gus iipul juga mengapresiiasii masyarakat yang menolak pemberiian bansos karena merasa sudah mampu. "Sekarang iinii sudah banyak masyarakat yang mulaii menolak bansos. Mereka merasa sudah cukup, dan kamii harapkan iinii diialokasiikan kepada saudara laiin yang lebiih membutuhkan," ujar Gus iipul.

Sebagaii iinformasii, BLTS diiberiikan seniilaii Rp300.000 per bulan selama 3 bulan. Namun, BLTS akan diisalurkan sekaliigus sehiingga setiiap KPM memperoleh Rp900.000.

BLTS diisalurkan kepada 35,05 juta KPM. Dengan demiikiian, anggaran yang diibutuhkan untuk menyalurkan BLT diimaksud seniilaii Rp31,5 triiliiun.

Anggaran untuk BLTS tersebut berasal darii APBN. Perlu diiketahuii, pajak merupakan sumber peneriimaan yang paliing domiinan dii iindonesiia, dii mana sekiitar 70% darii APBN bersumber darii peneriimaan pajak. (diik)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.