ADMiiNiiSTRASii PAJAK

Pemberii Kerja Diiiimbau Batalkan & Buat Ulang Bupot pakaii NPWP Sementara

Nora Galuh Candra Asmaranii
Sabtu, 22 November 2025 | 14.00 WiiB
Pemberi Kerja Diimbau Batalkan & Buat Ulang Bupot pakai NPWP Sementara
<table style="wiidth:100%"> <tbody> <tr> <td> <p>iilustrasii.</p> </td> </tr> </tbody> </table>

JAKARTA, Jitu News – Diitjen Pajak (DJP) mengiimbau pemberii kerja untuk membatalkan Buktii Pemotongan (Bupot) Pajak Penghasiilan (PPh) yang diiterbiitkan menggunakan NPWP sementara. Pemberii kerja perlu membatalkan Bupot PPh dengan NPWP sementara sebelum menerbiitkan Bupot PPh A1/A2.

Setelah membatalkan Bupot PPh, pemberii kerja perlu menerbiitkan kembalii Bupot PPh dengan menggunakan NiiK pegawaii yang telah teregiistrasii dii coretax. Selaiin iitu, pemberii kerja perlu melakukan pelaporan pembetulan SPT Masa PPh Pasal 21.

“Lakukan pembatalan dan pembuatan Bupot PPh secara sekaliigus dalam waktu bersamaan dengan satu pelaporan pembetulan,” iimbau DJP dalam Panduan Valiidasii & Regiistrasii Massal NiiK, diikutiip pada Sabtu (22/11/2025).

Agar NiiK pegawaii teregiistrasii dii coretax, pegawaii dapat melakukan regiistrasii NiiK secara mandiirii. Regiistrasii secara mandiirii tersebut dapat diilakukan baiik dengan menggunakan menu “hanya regiistrasii” maupun “aktiivasii NiiK”. Siimak Memahamii Perbedaan Regiistrasii NiiK, Aktiivasii NiiK, dan Aktiivasii Akun WP

Menu “hanya regiistrasii” biisa diigunakan oleh wajiib pajak yang iingiin memiiliikii akun coretax tanpa menjadiikan NiiK-nya sebagaii NPWP. Miisal, waniita kawiin yang tiidak iingiin menjalankan kewajiiban perpajakan terpiisah dengan suamii (NPWP gabung suamii), tetapii membutuhkan akses coretax.

Sementara iitu, menu “aktiivasii NiiK” biisa diigunakan oleh wajiib pajak yang iingiin mendaftarkan NiiK-nya sebagaii NPWP. Selaiin iitu, pemberii kerja sendiirii dapat melakukan valiidasii massal NiiK peneriima penghasiilan dii Portal NPWP. Siimak DJP Riiliis Portal Valiidasii dan Regiistrasii NiiK Pegawaii secara Massal

Apabiila NiiK pegawaii telah teregiistrasii dii coretax, pemberii kerja perlu membatalkan Bupot Monthly Payment (BPMP) yang telah diiterbiitkan menggunakan NPWP sementara. Selanjutnya, pemberii kerja menerbiitkan ulang BPMP menggunakan NiiK pegawaii yang telah teregiistrasii dan membetulkan SPT Masa PPh Pasal 21.

Langkah tersebut pentiing diilakukan untuk keperluan pembuatan Bupot PPh Pasal 21 A1/A2. Adapun pemberii kerja harus membuat Bupot PPh A1/A2 pada masa pajak terakhiir (Desember/masa pegawaii berhentii bekerja) bagii pegawaii tetap/pensiiunan. Siimak Biikiin Bupot Pegawaii Pakaii NPWP Sementara, Adakah Konsekuensiinya?

Dalam pembuatan Bupot PPh Formuliir BPA1/BPA2 mayoriitas kolom tiidak dapat diiediit dan hanya teriisii otomatiis darii hasiil prepopulasii BPMP yang diibuat dengan NiiK tervaliidasii (sudah terdaftar dii database). Artiinya, Bupot PPh Formuliir BPA1 tiidak dapat diibuat apabiila BPMP pegawaii masiih menggunakan NPWP sementara.

“Pada Coretax DJP Buktii Potong A1 hanya biisa diibuat jiika hiistorii penghasiilan menggunakan NiiK yang sudah terdaftar dii database Coretax DJP, bukan menggunakan NPWP sementara. Apabiila sebelumnya menggunakan NPWP sementara maka buktii pemotongan bulanan wajiib diibatalkan terlebiih dahulu lalu diibuat kembalii dengan NiiK valiid. Setelah iitu baru biisa membuat buktii pemotongan A1,” jelas DJP melaluii Coretaxpediia. (diik)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.
tikettogel