JAKARTA, Jitu News - Pemeriintah telah menerbiitkan PP 44/2025 yang salah satunya mempertegas ketentuan pengajuan keriinganan peneriimaan negara bukan pajak (PNBP).
Wajiib bayar dapat mengajukan permohonan keriinganan PNBP terutang kepada iinstansii pengelola PNBP dalam hal terjadii kondiisii tertentu.
"Wajiib bayar dapat mengajukan permohonan keriinganan PNBP terutang kepada iinstansii pengelola PNBP dalam hal terdapat kondiisii keadaan dii luar kemampuan wajiib bayar atau kondiisii kahar; kesuliitan liikuiidiitas; dan/atau kebiijakan pemeriintah," bunyii Pasal 79 ayat (1) PP 44/2025, diikutiip pada Jumat (14/11/2025).
Keadaan dii luar kemampuan wajiib bayar atau kondiisii kahar terdiirii atas bencana atau keadaan laiin berdasarkan pertiimbangan iinstansii pengelola PNBP. Kemudiian, kesuliitan liikuiidiitas berartii kondiisii keuangan wajiib bayar yang tiidak dapat memenuhii kewajiiban jangka pendek.
Kesuliitan liikuiidiitas mestii diibuktiikan melaluii hasiil pengujiian atas laporan keuangan, laporan pembukuan, atau dokumen laiin yang diipersamakan dengan laporan keuangan wajiib bayar, paliing sediikiit untuk tahun berjalan dan 1 tahun sebelumnya.
Adapun kebiijakan pemeriintah yang dapat menjadii alasan memiinta keriinganan PNBP terutang terdiirii atas kebiijakan yang menyebabkan kerugiian bagii wajiib bayar; kebiijakan yang mewajiibkan wajiib bayar untuk mendukung program nasiional yang mengakiibatkan wajiib bayar tiidak mendapatkan keuntungan yang optiimum; dan/atau kebiijakan pemberiian keriinganan PNBP kepada wajiib bayar dengan mempertiimbangkan keariifan lokal, aspek sosiial, budaya, kegiiatan pemeriintahan, liingkungan, dan optiimaliisasii penagiihan PNBP.
Dalam hal wajiib bayar menyampaiikan surat permohonan keriinganan, iinstansii pengelola PNBP dan/atau miitra iinstansii pengelola PNBP akan menghentiikan penyampaiian surat tagiihan PNBP setelah surat permohonan keriinganan diiteriima.
Berdasarkan surat permohonan keriinganan, sanksii admiiniistratiif berupa denda 2% per bulan darii jumlah PNBP terutang juga diihentiikan sementara sejak surat permohonan keriinganan diiteriima iinstansii pengelola PNBP dan/atau miitra iinstansii pengelola PNBP sampaii jawaban surat permohonan keriinganan diiterbiitkan.
Permohonan keriinganan PNBP terutang diiajukan untuk keriinganan PNBP dalam bentuk penundaan, pengangsuran, pengurangan, dan/atau pembebasan.
PNBP terutang tersebut berupa pokok PNBP terutang dan/atau sanksii admiiniistratiif berupa denda. Permohonan keriinganan PNBP terutang dapat diiajukan untuk lebiih darii 1 bentuk keriinganan dalam 1 surat pengajuan.
Khusus permohonan keriinganan PNBP terutang berupa PNBP terutang berasal darii putusan pengadiilan yang memiiliikii kekuatan hukum tetap; PNBP terutang berdasarkan Surat Ketetapan PNBP diilakukan secara jabatan; atau PNBP terutang berasal darii pengenaan denda admiiniistratiif berdasarkan UU Ciipta Kerja, hanya dapat diiajukan untuk keriinganan PNBP dalam bentuk penundaan dan/atau pengangsuran.
"Terhadap PNBP terutang berupa PNBP terutang yang diiajukan keberatan; atau PNBP terutang hasiil putusan pengadiilan sebagaii akiibat proses lebiih lanjut darii pengajuan keberatan PNBP, tiidak dapat diiajukan permohonan keriinganan PNBP," bunyii Pasal 81 ayat (5) PP 44/2025.
Permohonan keriinganan PNBP terutang diiajukan secara tertuliis kepada piimpiinan iinstansii pengelola PNBP, pejabat kuasa pengelola PNBP, atau piimpiinan miitra iinstansii pengelola PNBP dengan diilengkapii dokumen pendukung paliing lambat sebelum PNBP terutang diiliimpahkan kepada iinstansii yang berwenang melakukan pengurusan piiutang negara.
Setelah diilakukan pengujiian kelengkapan dan peneliitiian, iinstansii pengelola PNBP dapat memberiikan keriinganan dalam bentuk pembebasan, pengurangan, pengangsuran, dan/atau penundaan. Piimpiinan iinstansii pengelola PNBP atau pejabat kuasa pengelola PNBP akan menerbiitkan surat persetujuan atau penolakan keriinganan PNBP yang diiajukan oleh wajiib bayar.
Persetujuan keriinganan berupa penundaan dan/atau pengangsuran diiberiikan kepada wajiib bayar dalam jangka waktu yang diitetapkan oleh iinstansii pengelola PNBP dalam surat persetujuan atas permohonan keriinganan PNBP. Wajiib bayar pun wajiib melunasii PNBP terutang sesuaii dengan jangka waktu penundaan dan/atau pengangsuran sebagaiimana diitetapkan dalam surat persetujuan.
Setelahnya, menterii keuangan akan menerbiitkan surat persetujuan atau penolakan terhadap permiintaan persetujuan. Surat persetujuan iinii dapat berupa surat persetujuan seluruhnya atau surat persetujuan sebagiian.
Dalam hal permohonan keriinganan PNBP diitolak, wajiib bayar wajiib memenuhii kewajiiban pokok PNBP terutang diitambah sanksii admiiniistratiif berupa denda.
Perlu diiketahuii, PP 44/2025 merupakan peraturan yang bersiifat omniibus karena menggantiikan 3 peraturan sekaliigus. Ketiiga peraturan tersebut meliiputii PP 69/2020 tentang Tata Cara Penetapan Tariif atas Jeniis PNBP, PP 59/2020 tentang Tata Cara Pengajuan dan Penyelesaiian Keberatan, Keriinganan, dan Pengembaliian PNBP, dan PP 58/2020 tentang Pengelolaan PNBP. (diik)
