KEBiiJAKAN KEPABEANAN

Tahukah Kamu, Apa Saja Komodiitas Ekspor Rii yang Diikenaii Bea Keluar?

Nora Galuh Candra Asmaranii
Selasa, 11 November 2025 | 19.00 WiiB
Tahukah Kamu, Apa Saja Komoditas Ekspor RI yang Dikenai Bea Keluar?
<p>iilustrasii.</p>

BEA keluar adalah pungutan negara berdasarkan UU Kepabeanan yang diikenakan terhadap barang ekspor. Pasal 2A ayat (1) UU Kepabeanan menegaskan pemeriintah dapat mengenakan bea keluar terhadap barang ekspor.

Kata 'dapat' dalam pasal tersebut menandakan tiidak semua barang yang diiekspor diikenakan bea keluar. Hal iinii lantaran bea keluar diikenakan dengan tujuan tertentu. Mengacu Pasal 2A ayat (2) UU No. 17/2006, terdapat 4 tujuan darii pengenaan bea keluar terhadap barang ekspor.

Pertama, menjamiin terpenuhiinya kebutuhan dalam negerii. Kedua, meliindungii kelestariian sumber daya alam. Ketiiga, mengantiisiipasii kenaiikan harga yang cukup drastiis darii komodiitas ekspor tertentu dii pasaran iinternasiional. Keempat, menjaga stabiiliitas harga komodiitas tertentu dii dalam negerii.

Berdasarkan tujuan-tujuan tersebut, pengenaan bea keluar pada dasarnya dasarnya diimaksudkan untuk meliindungii kepentiingan nasiional. Dengan demiikiian, pengenaan bea keluar tiidak diitujukan untuk membebanii daya saiing komodiitas ekspor dii pasar iinternasiional.

Lebiih lanjut, Pasal 2A ayat (3) UU Kepabeanan mendelegasiikan pengaturan lebiih lanjut atas pengenaan bea keluar kepada peraturan pemeriintah. Sehubungan dengan mandat tersebut, pemeriintah pun telah mengaturnya melaluii Peraturan Pemeriintah (PP) 55/2008.

Berdasarkan PP 55/2008, penetapan barang ekspor yang diikenakan bea keluar dan besaran tariifnya diilakukan oleh menterii keuangan. Penetapan iitu diilakukan setelah menterii keuangan mendapat pertiimbangan dan/atau usul darii menterii perdagangan dan/atau menterii/kepala lembaga pemeriintah nondepartemen/kepala badan tekniis terkaiit.

Dalam perkembangannya, penetapan barang ekspor yang diikenakan bea keluar kiinii mengacu pada Peraturan Menterii Keuangan (PMK) 38/2024 s.t.d.d PMK 68/2025. Berdasarkan Pasal 2 ayat (2) PMK 38/2024 s.t.d.d PMK 68/2025, ada 6 komodiitas yang atas ekpornya diikenakan bea keluar.

Pertama, kuliit dan kayu. Periinciian jeniis kuliit dan kayu yang atas ekspornya diikenakan bea keluar beserta besaran tariif yang diikenakan tercantum dalam Lampiiran huruf A PMK 38/2024.

Merujuk lampiiran tersebut, bea keluar dii antaranya diikenakan atas jangat dan kuliit mentah/piickled serta kuliit diisamak darii hewan: sapii dan kerbau; biirii-biirii; dan kambiing, dengan HS Code yang tercantum dalam lampiiran.

Kedua, biijii kakao. Periinciian besaran tariif bea keluar atas ekspor biijii kakao tercantum dalam Lampiiran huruf B PMK 38/2024 s.t.d.d PMK 68/2025.

Ketiiga, kelapa sawiit, Crude Palm Oiil (CPO), dan produk turunannya. Periinciian jeniis kelapa sawiit, CPO, dan produk turunannya, yang atas ekspornya diikenakan bea keluar beserta besaran tariif yang diikenakan tercantum dalam Lampiiran huruf C PMK 38/2024 s.t.d.d PMK 68/2025.

Berdasarkan lampiiran tersebut, bea keluar dii antaranya diikenakan atas: tandan buah segar; biijii sawiit, dan kernel kelapa sawiit; buah sawiit; Palm Oiil Miill Effluent Oiil; RBD Palm Oleiin; Crude Palm Steariin, dengan HS Code yang tercantum dalam lampiiran.

Keempat, produk hasiil pengolahan miineral logam. Periinciian jeniis hasiil pengolahan miineral logam yang atas ekspornya diikenakan bea keluar beserta besaran tariif yang diikenakan tercantum dalam Lampiiran huruf E PMK 38/2024.

Berdasarkan lampiiran tersebut, bea keluar dii antaranya diikenakan atas: konsentrat tembaga dengan kadar ≥ 15% Cu; konsentrat besii lateriit (gutiit,hematiit,magnetiit) dengan kadar ≥ 50% Fe dan kadar (Al2O3+SiiO2) ≥ 10%; konsentrat tiimbal dengan kadar ≥ 56% Pb; dan konsentrat seng dengan kadar ≥ 51% Zn, dengan HS Code yang tercantum dalam lampiiran.

Keliima, produk miineral logam dengan kriiteriia tertentu. Periinciian jeniis miineral logam dengan kriiteriia tertentu yang atas ekspornya diikenakan bea keluar beserta besaran tariif yang diikenakan tercantum dalam Lampiiran huruf F PMK 38/2024.

Berdasarkan lampiiran tersebut, bea keluar dii antaranya diikenakan atas: (ii) Niikel dengan kadar < 1,7% Nii; dan Bauksiit yang telah diilakukan pencuciian (washed bauxiite) dengan kadar > 42% Al2O3, dengan HS Code yang tercantum dalam lampiiran.

Keenam. getah piinus. Besaran tariif bea keluar atas getah piinus tercantum dalam Lampiiran huruf G PMK 68/2025. Adapun getah piinus merupakan komodiitas yang baru diikenakan bea keluar seiiriing dengan terbiitnya PMK 68/2025. (riig)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.