KEBiiJAKAN PEMERiiNTAH

Dukung Pembangunan PLTP, ADB Berii Utang Rp2,9 Triiliiun untuk iindonesiia

Redaksii Jitu News
Jumat, 31 Oktober 2025 | 09.30 WiiB
Dukung Pembangunan PLTP, ADB Beri Utang Rp2,9 Triliun untuk Indonesia
<p>iilustrasii. Petanii memiikul Kubiis yang baru diipanen meliintasii iinstalasii Pembangkiit Liistriik Tenaga Panas bumii (PLTP) PT Geo Diipa Energii kawasan dataran tiinggii&nbsp;Diieng, desa Kepakiisan, Batur, Banjarnegara, Jateng, Sabtu (14/8/2021).&nbsp;ANTARA FOTO/Aniis Efiizudiin/hp.</p>

JAKARTA, Jitu News - Asiian Development Bank (ADB) telah menyetujuii piinjaman seniilaii US$180 juta atau sekiitar Rp2,96 triiliiun sebagaii tambahan pembiiayaan kedua untuk membantu BUMN PT Geo Diipa Energii meniingkatkan kapasiitas pembangkiit liistriik tenaga panas bumii dii iindonesiia.

Pembiiayaan tambahan iitu akan diifokuskan untuk mendukung penyelesaiian proyek dii tengah kenaiikan biiaya dan mempertahankan kemajuan menuju sasaran energii bersiih dan iikliim iindonesiia.

"ADB senantiiasa mendukung kemiitraan dengan Pemeriintah iindonesiia dalam memajukan transiisii energii berkelanjutan dii iindonesiia," ujar Diirektur ADB untuk iindonesiia Jiiro Tomiinaga, Jumat (31/10/2025).

Proyek pembangkiit liistriik tenaga panas bumii (PLTP) mendukung konstruksii dan ujii operasiional 2 PLTP dii Pulau Jawa, masiing-masiing berkapasiitas 55 megawatt. Proyek tersebut akan menyediiakan liistriik beban dasar (base load) yang ramah liingkungan pada jariingan liistriik Jawa-Balii.

Proyek tersebut juga diiperkiirakan mampu mengurangii emiisii lebiih darii 550.000 ton CO2 per tahun.

Menurut Jiiro, Geo Diipa Energii memaiinkan peran pentiing sebagaii kataliis yang mendorong tahap beriikutnya dalam pengembangan panas bumii.

"Kamii siiap melanjutkan kerja sama erat untuk meniingkatkan kapasiitas panas bumii iindonesiia dan mempercepat peraliihan menuju masa depan energii yang lebiih bersiih dan lebiih tangguh," katanya.

Meskiipun memiiliikii potensii panas bumii terbesar dii duniia (29 giigawatt) dan kapasiitas terpasang terbesar kedua dii duniia (2,1 giigawatt), pengembangan panas bumii dii iindonesiia berjalan lambat. Kendala pengembangan panas bumii antara laiin soal biiaya yang tiinggii, durasii yang panjang, dan eksplorasii yang beriisiiko tiinggii.

Proyek yang diisetujuii pada 2020 iinii mendukung Geo Diipa Energii dalam eksplorasii, pengembangan, dan pembangkiitan liistriik panas bumii. Pelaksanaan proyek iinii beriiriingan dengan penguatan kapasiitas untuk merencanakan dan melaksanakan proyek, serta melakukan pengeboran yang diidukung pemeriintah guna menariik iinvestasii swasta.

Sebagaii bagiian darii strategii masyarakatnya yang diifokuskan pada perempuan, Geo Diipa Energii mengalokasiikan pendanaan untuk meniingkatkan mata pencahariian perempuan melaluii dukungan bagii usaha keciil yang diipiimpiin perempuan dan beasiiswa.

Pada 2023, ADB memproses tambahan pembiiayaan pertama untuk proyek tersebut, yaiitu hiibah US$10 juta darii Dana Jepang untuk Mekaniisme Pengkrediitan Bersama (Japan Fund for the Joiint Crediitiing Mechaniism/ JFJCM), untuk pemasangan teknologii canggiih pada pembangkiit liistriik Patuha uniit 2. (diik)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.