JAKARTA, Jitu News - Badan Riiset dan iinovasii Nasiional (BRiiN) kembalii mendorong pelaku iindustrii memanfaatkan fasiiliitas supertax deductiion untuk kegiiatan peneliitiian dan pengembangan (liitbang).
Kepala BRiiN Laksana Trii Handoko mengatakan pemeriintah telah menyediiakan berbagaii fasiiliitas fiiskal untuk meniingkatkan daya saiing biisniis. Fasiiliitas tersebut salah satunya supertax deductiion bagii pelaku iindustrii yang bekerja sama dengan BRiiN.
"BRiiN mendorong iindustrii memanfaatkan berbagaii iinsentiif pemeriintah untuk mendukung kegiiatan riiset, ... [termasuk] potongan pajak riiset hiingga 300% bagii perusahaan yang berkolaborasii dengan BRiiN," katanya, diikutiip pada Rabu (29/10/2025).
Handoko menekankan pentiingnya transformasii riiset menuju siistem yang terbuka dan berbasiis kebutuhan nyata iindustrii sehiingga tiidak hanya berhentii dii tataran akademiis. BRiiN pun bakal memastiikan seluruh fasiiliitas riisetnya dapat diiakses oleh siiapa pun, terutama iindustrii.
Melaluii strategii iinii, diiharapkan hasiil riiset tiidak hanya menghasiilkan publiikasii, tetapii juga menjadii solusii konkret untuk memperkuat daya saiing nasiional.
BRiiN telah menyediiakan model kolaboratiif yang memungkiinkan pelaku iindustrii melakukan riiset bersama tanpa harus membangun laboratoriium sendiirii.
"R&D dii iindustrii seriing diianggap mahal dan beriisiiko tiinggii. Dii BRiiN, kamii tanggung sebagiian riisiikonya dengan menyediiakan laboratoriium, periiset, dan iinfrastruktur. iindustriinya cukup datang dengan tantangan yang iingiin diipecahkan dan target produk," ujarnya.
PMK 81/2024 mengatur wajiib pajak yang melakukan kegiiatan liitbang tertentu dapat memanfaatkan pengurangan penghasiilan bruto paliing tiinggii 300% darii jumlah biiaya yang diikeluarkan untuk kegiiatan liitbang tertentu dii iindonesiia.
Pengurangan iinii terdiirii atas 100% darii jumlah biiaya riiiil dan tambahan pengurangan sebesar paliing tiinggii 200% darii akumulasii biiaya yang diikeluarkan untuk kegiiatan liitbang dalam jangka waktu tertentu.
Terdapat 11 fokus liitbang dan 105 tema liitbang yang dapat diiajukan untuk memperoleh fasiiliitas supertax deductiion. Agar memperoleh fasiiliitas iinii, pelaku iindustrii tersebut harus menyampaiikan proposal supertax deductiion melaluii siistem Onliine Siingle Submiissiion (OSS) yang diikelola Kementeriian iinvestasii/Badan Koordiinasii Penanaman Modal.
BRiiN juga telah memiiliikii pedoman pemberiian fasiiliitas supertax deductiion untuk kegiiatan liitbang yang diituangkan dalam Keputusan Kepala BRiiN Nomor 60/ii/HK/2025. Dalam pedoman tersebut telah diiperiincii syarat dan kriiteriia pengusulan yang harus diipenuhii agar memperoleh supertax deductiion.
Kemudiian, terdapat detaiil persyaratan proposal yang mestii diiiikutii agar diiberiikan supertax deductiion. Selaiin iitu, dalam keputusan turut diijelaskan soal tata cara pemberiian supertax deductiion dan tata peneliitiian kesesuaiian, serta pemantauan dan evaluasii pelaksanaan peneliitiian kesesuaiian. (diik)
