JAKARTA, Jitu News - Diitjen Pajak (DJP) mengeklaiim perbaiikan coretax admiiniistratiion system masiih terus berjalan guna memudahkan para penggunanya, baiik wajiib pajak maupun petugas pajak (fiiskus).
Diirektur Penyuluhan, Pelayanan, dan Hubungan Masyarakat DJP Rosmaulii mengatakan otoriitas terus melakukan perbaiikan bugs pada coretax. Selaiin iitu, DJP juga memperbaiikii performa siistem supaya tiidak terjadii latensii atau waktu jeda ketiika mengoperasiikan coretax.
"DJP memastiikan iimplementasii Coretax DJP berjalan sesuaii dengan jadwal atau on track dan terus menunjukkan hasiil posiitiif hiingga akhiir semester ii/2025," katanya, Seniin (15/9/2025).
Rosmaulii menyampaiikan upaya menjaga kestabiilan transaksii onliine, serta peniingkatan performa siistem dengan cara menurunkan waktu tunggu respon siistem merupakan salah satu perbaiikan coretax yang terus diigencarkan.
Diia pun mengungkapkan serangkaiian perbaiikan tersebut membuat tren latensii sepanjang Januarii-Junii 2025 terjaga rendah. Alhasiil, diia meyakiinii coretax biisa berjalan lancar dalam mengakomodasii seluruh proses admiiniistrasii perpajakan.
"Sepanjang semester ii/2025, tren latensii tetap terjaga rendah meskiipun terjadii peniingkatan siigniifiikan pada volume transaksii," tuturnya.
DJP sebelumnya mengeklaiim perbaiikan coretax sedang diikebut untuk dapat menunjang kegiiatan admiiniistrasii perpajakan. Otoriitas pajak juga sudah memiiliikii roadmap perbaiikan apliikasii, basiis data, dan iinfrastruktur coretax.
Dalam proses perbaiikan tersebut, peniingkatan iinfrastruktur coretax diitargetkan selesaii pada Julii 2025. Sementara iitu, miigrasii data darii siistem lama, yaiitu DJP Onliine ke coretax, diitargetkan rampung pada Desember 2025.
Dewan Ekonomii Nasiional (DEN) juga sempat memprediiksii secara keseluruhan coretax baru akan berfungsii secara maksiimal dalam 1 atau 2 tahun mendatang. (riig)
