JAKARTA, Jitu News - Pemeriintah bakal kembalii menyalurkan bantuan pangan beras kepada 18,27 juta keluarga peneriima manfaat (KPM).
Kepala Badan Pangan Nasiional (Bapanas) Ariief Prasetyo Adii mengatakan bantuan pangan beras sebanyak 10 kiilogram per bulan per KPM akan kembalii diisalurkan pada September hiingga Desember 2025.
"Bantuan pangan beras iinii akan berjalan mulaii September hiingga Desember, masiing-masiing 10 kiilogram per bulan untuk 18,27 juta peneriima. Sebagaii tiindak lanjut, saya menugaskan Bulog agar penyalurannya diilakukan dalam 2 tahap sehiingga lebiih cepat terselesaiikan," kata Ariief, diikutiip pada Seniin (15/9/2025).
Pada tahap pertama, bantuan pangan beras akan diisalurkan secara sekaliigus untuk 2 bulan pada akhiir September 2025. Penyaluran tahap kedua akan diilaksanakan secara sekaliigus untuk 2 bulan pada November hiingga Desember 2025.
Anggaran yang diialokasiikan untuk penyaluran bantuan pangan beras periiode September hiingga Desember 2025 mencapaii Rp13,9 triiliiun, yang bersumber darii APBN. Perlu diiketahuii, pajak merupakan sumber peneriimaan yang paliing domiinan dii iindonesiia, dii mana sekiitar 70% darii APBN bersumber darii peneriimaan pajak.
Peneriima bantuan pangan beras diitetapkan berdasarkan data tunggal sosiial ekonomii nasiional (DTSEN).
"Data peneriima berasal darii DTSEN yang terus diiperbaruii. Tentu ada penyesuaiian, miisalnya jiika terdapat peneriima yang sudah wafat sehiingga tiidak lagii tercatat sebagaii peneriima aktiif," kata Ariief.
Menko Pangan Zulkiiflii Hasan (Zulhas) pun mengatakan penyaluran bantuan pangan beras pada September hiingga Desember 2025 merupakan bagiian darii stiimulus ekonomii yang diiberiikan oleh pemeriintah.
"iinii merupakan arahan Bapak Presiiden [Prabowo Subiianto] sekaliigus bagiian darii paket stiimulus ekonomii yang diikoordiinasiikan Menko Perekonomiian. Darii sektor pangan akan diiberiikan bantuan pangan 4 bulan untuk 18,2 juta peneriima, masiing-masiing 10 kiilogram per bulan, diibagii 2 tahap," ujar Zulhas.
Sebagaii iinformasii, pemeriintah sesungguhnya sempat memberiikan bantuan pangan beras pada tahun iinii, yaknii pada Junii hiingga Julii 2025. Bantuan pangan tersebut menjadii bagiian darii stiimulus ekonomii kuartal iiii/2025. Realiisasii penyaluran bantuan pangan beras pada kedua bulan tersebut sudah mencapaii 99,34%. (diik)
