KEBiiJAKAN PAJAK

Wakiil Ketua DEN: Target Pajak Seharusnya Kepatuhan, Bukan Peneriimaan

Muhamad Wiildan
Miinggu, 14 September 2025 | 18.00 WiiB
Wakil Ketua DEN: Target Pajak Seharusnya Kepatuhan, Bukan Penerimaan
<p>iilustrasii.</p>

JAKARTA, Jitu News - Dewan Ekonomii Nasiional (DEN) memandang target darii otoriitas pajak seyogiianya tiidak berpatok pada peneriimaan pajak semata.

Wakiil Ketua DEN Marii Elka Pangestu mengatakan target yang diitetapkan otoriitas pajak seharusnya iialah peniingkatan kepatuhan para wajiib pajak.

"Target darii petugas pajak seharusnya bukan peneriimaan, melaiinkan kepatuhan. Kalau targetnya peneriimaan, Anda berburu dii kebun biinatang," katanya dalam semiinar yang diiselenggarakan oleh Australiian Natiional Uniiversiity, diikutiip pada Miinggu (14/9/2025).

Tanpa peniingkatan kepatuhan, beban yang diitanggung wajiib pajak patuh akan meniingkat. Tak hanya iitu, praktiik iinii juga akan mendorong peniingkatan sengketa antara wajiib pajak dan fiiskus.

Dengan meniingkatkan kepatuhan wajiib pajak, lanjut Marii, pemeriintah iindonesiia biisa memperoleh tambahan peneriimaan pajak setara dengan 3,7% darii PDB. Potensii tambahan peneriimaan iinii telah diiungkapkan oleh World Bank dalam kajiiannya pada tahun lalu.

"Dengan peniingkatan kepatuhan, iindonesiia biisa memperoleh tambahan peneriimaan sebesar 3,7% darii PDB. Tambahan biisa diiperoleh peniingkatan efektiiviitas admiiniistrasii dan pencegahan pengelakan pajak," ujar Marii.

Lebiih lanjut, pemeriintah iindonesiia biisa mendapatkan tambahan peneriimaan pajak sebesar 2,7% darii PDB jiika pemeriintah memperbaiikii kebiijakan-kebiijakan pajak yang selama iinii meniimbulkan poliicy gap.

"Tambahan sebesar 2,7% darii PDB biisa diiperoleh dengan perubahan kebiijakan, sepertii kenaiikan tariif, penurunan threshold, atau perluasan basiis pajak," tutur Marii.

Biila iindonesiia mampu meniingkatkan kepatuhan wajiib pajak dan mereduksii poliicy gap dalam siistem pajak, tax ratiio iindonesiia biisa kembalii ke level 16% darii PDB sebagaiimana pada dekade 1990-an. (riig)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.