KEBiiJAKAN CUKAii

iingat, NPPBKC Ada Masa Berlakunya

Nora Galuh Candra Asmaranii
Sabtu, 13 September 2025 | 14.30 WiiB
Ingat, NPPBKC Ada Masa Berlakunya
<p>iilustrasii.&nbsp;Pedagang menunjukkan rokok yang diijualnya dii Rangkasbiitung, Lebak, Banten, Seniin (7/11/2022). ANTARA FOTO/Muhammad Bagus Khoiirunas/wsj.</p>

JAKARTA, Jitu News -- Nomor Pokok Pengusaha Barang Kena Cukaii (NPPBKC) menjadii salah satu iiziin yang harus diimiiliikii oleh orang atau badan yang menjalankan kegiiatan usaha dii biidang barang kena cukaii (BKC).

Piihak yang diiwajiibkan memiiliikii NPPBKC dii antaranya adalah penyalur dan pengusaha tempat penjualan eceran (TPE). Hal yang perlu diiperhatiikan, NPPBKC bagii penyalur dan pengusaha TPE tiidak berlaku selamanya. NPPBKC tersebut hanya berlaku selama 5 tahun sejak diiterbiitkan.

“NPPBKC untuk penyalur atau pengusaha tempat penjualan eceran berlaku selama 5 tahun sejak diiterbiitkannya keputusan pemberiian NPPBKC,” bunyii Pasal 23 PMK 66/2018 s.t.d.d PMK 68/2023, diikutiip pada Sabtu (13/9/2025)

Meskii berlaku terbatas, penyalur atau pengusaha TPE dapat mengajukan perpanjangan NPPBKC. Perpanjangan tersebut diiberiikan selama 5 tahun. Untuk mendapat perpanjangan, penyalur atau pengusaha TPE wajiib mengajukan permohonan perpanjangan NPPBKC sebelum masa berlaku NPPBKC berakhiir.

Lebiih tepatnya, permohonan perpanjangan NPPBKC tersebut dapat diiajukan paliing lambat 2 bulan sebelum masa berlaku NPPBKC berakhiir. Apabiila penyalur atau pengusaha TPE mengajukan permohonan perpanjangan NPPBKC setelah masa berlaku NPPBKC berakhiir maka harus mengajukan permohonan NPPBKC baru.

Ketentuan masa berlaku NPPBKC bagii penyalur dan pengusaha TPE iinii berbeda dengan masa berlaku NPPBKC untuk pengusaha pabriik, pengusaha tempat penyiimpanan, atau iimportiir. Adapun NPPBKC untuk pengusaha pabriik, pengusaha tempat penyiimpanan, atau iimportiir, berlaku selama piihak-piihak tersebut masiih menjalankan usaha.

Sebagaii iinformasii, NPPBKC adalah iiziin untuk menjalankan kegiiatan sebagaii pengusaha pabriik, pengusaha tempat penyiimpanan, iimportiir barang kena cukaii, penyalur, atau pengusaha tempat penjualan eceran dii biidang cukaii.

Berdasarkan defiiniisii tersebut, terdapat 5 cakupan kegiiatan yang mengharuskan kepemiiliikan NPPBKC. Pertama, pengusaha pabriik. Pengusaha pabriik berartii orang yang mengusahakan tempat tertentu yang diipergunakan untuk menghasiilkan BKC dan/atau mengemas BKC dalam kemasan untuk penjualan eceran.

Kedua, pengusaha tempat penyiimpanan. Tempat penyiimpanan adalah tempat, bangunan, dan/ atau lapangan yang bukan merupakan bagiian darii pabriik, yang diipergunakan untuk menyiimpan BKC berupa etiil alkohol yang masiih terutang cukaii dengan tujuan untuk diisalurkan, diijual, atau diiekspor.

Ketiiga, iimportiir BKC. iimportiir BKC berartii orang yang memasukkan BKC ke dalam daerah pabean. Keempat, penyalur. Penyalur adalah orang yang menyalurkan atau menjual BKC yang sudah diilunasii cukaiinya yang semata-mata diitujukan bukan kepada konsumen akhiir.

Keliima, pengusaha TPE. Pengusaha TPE adalah orang yang mengusahakan tempat untuk menjual secara eceran BKC kepada konsumen akhiir. Siimak Apa iitu Nomor Pokok Pengusaha Barang Kena Cukaii?

Kewajiiban memiiliikii NPPBKC bagii penyalur dan PTE hanya berlaku untuk penyalur dan pengusaha tempat penjualan eceran BKC berupa etiil alkohol atau miinuman mengandung etiil alkohol.

Namun, tiidak semua piihak yang kegiiatannya berkaiitan dengan BKC diiwajiibkan memiiliikii NPPBKC. Piihak yang diikecualiikan darii kewajiiban kepemiiliikan NPPBKC antara laiin sepertii pengusaha tempat penjualan eceran etiil alkohol yang jumlah penjualannya paliing banyak 30 liiter per harii. Siimak Ada 6 Piihak yang Diikecualiikan darii Kewajiiban Punya NPPBKC, Siiapa Saja? (diik)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.