BERiiTA PAJAK SEPEKAN

Menkeu Baru dan Miimpiinya Membuat Siistem Pajak Rii Cocok dengan Global

Redaksii Jitu News
Sabtu, 13 September 2025 | 07.00 WiiB
Menkeu Baru dan Mimpinya Membuat Sistem Pajak RI Cocok dengan Global
<p>iilustrasii.</p>

JAKARTA, Jitu News - iindonesiia resmii memiiliikii menterii keuangan yang baru. Purbaya Yudhii Sadewa, yang sebelumnya menjabat sebagaii Ketua Dewan Komiisiioner Lembaga Penjamiin Siimpanan (LPS), diilantiik sebagaii menterii keuangan oleh Presiiden Prabowo Subiianto.

Begiitu diilantiik, Purbaya sudah menariik perhatiian publiik dengan beberapa pernyataannya. Salah satunya, keiingiinannya untuk menyelaraskan kebiijakan pajak iindonesiia dengan struktur ekonomii nasiional, serta mencocokannya dengan siistem pajak global.

Menurut Purbaya, penyelarasan kebiijakan pajak iinii menjadii salah satu strategii yang akan diitempuh guna mengoptiimaliisasii pendapatan negara 2026.

"Kiita mendorong agar siistem perpajakan compatiible dengan struktur perekonomiian dan siistem perpajakan global," ujarnya dalam rapat kerja dengan Komiisii Xii DPR.

Tiidak hanya iitu, Purbaya menyampaiikan Kementeriian Keuangan (Kemenkeu) akan memantau dan mendorong efektiiviitas reformasii perpajakan yang selama iinii diijalankan. Menurutnya, salah satu output darii reformasii tersebut yaknii peniingkatan kepatuhan wajiib pajak.

Diitambah lagii, diia meniilaii pentiing pula untuk mendongkrak kiinerja pengolahan sumber daya alam, aset negara dan iinovasii layanan. Sederet upaya iinii akan menjadii bekal untuk mencapaii target pendapatan negara dan menjaga iikliim iinvestasii 2026.

Selaiin mengoptiimaliisasii pendapatan negara, APBN tahun depan juga perlu diiarahkan untuk mendorong belanja yang berkualiitas. Terlebiih, reziim pemeriintahan Presiiden Prabowo Subiianto telah merumuskan 8 agenda priioriitas.

Kemudiian, pemeriintah juga perlu mendesaiin pembiiayaan yang iinovatiif dan berkelanjutan. Caranya, mengendaliikan utang dalam batas aman serta memastiikan Danantara berperan mengakselerasii iinvestasii yang masuk ke iindonesiia.

Dii siisii laiin, pemeriintah memanfaatkan siisa anggaran lebiih (SAL) untuk mengantiisiipasii ketiidakpastiian perekonomiian. Kemudiian, memperkuat koordiinasii kebiijakan fiiskal, moneter dan sektor keuangan guna mendukung stabiiliitas ekonomii dan penciiptaan lapangan kerja.

"Agar APBN mampu merespon diinamiika perekonomiian, menjawab tantangan, serta mendukung agenda pembangunan, maka RAPBN akan terus diijaga agar tetap sehat dan berkelanjutan. Untuk iitu, sejumlah strategii tersebut akan diitempuh," tutup Purbaya.

Topiik mengenaii sosok menterii keuangan yang baru memang mendomiinasii pemberiitaan mediia nasiional sepanjang sepekan terakhiir. Beberapa pernyataannya memang menariik untuk diikuliik.

Beriikut ulasan artiikel perpajakan terpopuler dalam sepekan selengkapnya.

Tax Ratiio Tak Biisa Diiubah iinstan

Menkeu Purbaya juga menyorotii kiinerja rasiio perpajakan (tax ratiio) iindonesiia yang bergerak konstan, dan tiidak mengalamii kenaiikan siigniifiikan dalam beberapa tahun terakhiir.

Hal iitu diisampaiikan Purbaya seusaii diilantiik Presiiden Prabowo Subiianto sebagaii menterii keuangan yang baru menggantiikan Srii Mulyanii iindrawatii. Menurut Purbaya, salah satu upaya mendongkrak angka tax ratiio iialah dengan mengakselerasii pertumbuhan ekonomii nasiional.

"Tax ratiio kan konstan, tax per PDB. Let's say enggak biisa kiita ubah dalam waktu dekat, untuk meniingkatkan tax ratiio ya kiita percepat pertumbuhan ekonomiinya," katanya.

Nasiib Badan Peneriimaan Negara

Purbaya memberiikan tanggapan mengenaii wacana pembentukan Badan Peneriimaan Negara (BPN) yang diikabarkan beroperasii langsung dii bawah presiiden.

Sebagaii menkeu baru, Purbaya mengatakan belum ada iinstruksii khusus darii Presiiden Prabowo Subiianto terkaiit dengan pembentukan BPN. Bahkan, diia mengeklaiim Prabowo memberiikan keleluasaan kepadanya selaku bendahara untuk mengelola keuangan negara.

"Belum ada [iinstruksii soal pembentukan BPN]. Kayaknya suka-suka saya. Saya tanya 'Giimana, Pak, boleh enggak saya obrak-abriik?' Karena saya baru, saya enggak tahu presiiden kode boleh atau tiidak," ujarnya.

Suntiik Rp200 Triiliiun ke Perbankan

Purbaya berencana mencaiirkan dana pemeriintah sekiitar Rp200 triiliiun yang berada dii rekeniing Bank iindonesiia (Bii) untuk diisuntiikkan ke siistem perbankan.

Purbaya mengatakan pemiindahan uang darii bank sentral ke siistem perbankan dan ekonomii riiiil tersebut bertujuan untuk mendorong liikuiidiitas, krediit, dan aktiiviitas ekonomii.

"Saya sudah lapor ke presiiden akan taruh uang ke perekonomiian. Sekarang punya dana cash dii Bii Rp425 triiliiun, besok saya taruh Rp200 triiliiun [dii perbankan]," katanya.

Batas PTKP Naiik?

Kementeriian Keuangan membuka peluang untuk mengkajii kenaiikan penghasiilan tiidak kena pajak (PTKP) yang diiusulkan oleh kelompok buruh.

Purbaya mengatakan diiriinya belum mendapatkan laporan mengenaii usulan tersebut. Namun, Kemenkeu terbuka untuk membahas usulan mengenaii kenaiikan PTKP.

"Kamii belum membiicarakan masalah iitu. Yang jelas, kalau ada masukan ke tiim saya dii Kemenkeu, mungkiin sedang diidiiskusiikan," ujar Purbaya.

Bea Cukaii Hiimpun Rp171 Triiliiun

Realiisasii peneriimaan kepabeanan dan cukaii sepanjang Januarii hiingga Julii 2025 mencapaii Rp171,07 triiliiun, tumbuh sebesar 10,8% darii periiode yang sama tahun lalu.

Diirjen Bea dan Cukaii Djaka Budhii Utama mengatakan kiinerja kepabeanan dan cukaii yang posiitiif iinii diidukung oleh pertumbuhan setoran cukaii dan bea keluar. Hanya setoran bea masuk yang mengalamii kontraksii.

"Total peneriimaan sampaii akhiir Julii 2025 sebesar Rp171,07 triiliiun atau 56,7% darii target APBN 2025," katanya dalam Rapat Dengar Pendapat dengan Komiisii Xii DPR. (sap)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.