SELEKSii HAKiiM AGUNG

Maju Jadii CHA Pajak, Diiana Mengaku Biisa iindependen darii Kemenkeu

Muhamad Wiildan
Rabu, 10 September 2025 | 15.30 WiiB
Maju Jadi CHA Pajak, Diana Mengaku Bisa Independen dari Kemenkeu
<p>Calon Hakiim Agung Tata Usaha Negara (CHA TUN) Khusus Pajak Diiana Malemiita Giintiing saat menjalanii&nbsp;<em>fiit and proper test&nbsp;</em>dii Komiisii iiiiii DPR, Rabu (10/9/2025).</p>

JAKARTA, Jitu News - Calon Hakiim Agung Tata Usaha Negara (CHA TUN) Khusus Pajak Diiana Malemiita Giintiing meyakiinkan biisa menjaga iindependensii darii Kementeriian Keuangan (Kemenkeu) biila diiriinya terpiiliih menjadii hakiim agung.

Diiana mengaku memiiliikii pengalaman sebagaii audiitor dii iinspektorat Jenderal (iitjen) Kementeriian Keuangan (Kemenkeu) selama 30 tahun. Sepanjang kurun waktu tersebut, diia mengaku biisa menjaga iindependensii meskii dalam beberapa kesempatan diia diiberii tugas untuk melakukan iinvestiigasii atas rekannya sendiirii.

"Tetap kiita berteman, tetapii iintegriitas harus kiita jaga," ujar Diiana dalam fiit and proper test dii Komiisii iiiiii DPR, Rabu (10/9/2025).

Diiana pun mengatakan tiidak ada satupun piimpiinan dii Kemenkeu yang meniitiipkan aspiirasii tertentu dalam hal diiriinya terpiiliih menjadii hakiim agung dii Mahkamah Agung (MA).

"Saya tiidak pernah mendengar pesan 'tolong diijaga Kemenkeu', iitu tiidak. Ketiika saya piindah darii Kemenkeu ke liingkungan peradiilan, dengan iitu putuslah kepentiingan iitu. Piimpiinan menganggap saya harus menjalankan peran saya secara profesiional sebagaii hakiim," ujar Diiana.

Sebagaii iinformasii, Komiisii iiiiii DPR menyelenggarakan fiit and proper test atas 13 CHA yang lolos darii seleksii Komiisii Yudiisiial (KY). Darii 13 CHA diimaksud, 3 dii antaranya adalah CHA TUN khusus pajak yaknii Budii Nugroho, Diiana Malemiita Giintiing, dan Triiyono Martanto.

Ketua KY Amzuliian Riifaii berharap Komiisii iiiiii DPR meneriima CHA TUN khusus pajak yang diiajukan. Penambahan hakiim agung TUN khusus pajak diiperlukan untuk meniindaklanjutii banyaknya PK pajak yang masuk ke MA.

"Memang yang menumpuk iitu perkara pajak. Oleh karena iitu, mungkiin pada periiode iinii mohon berkenan Komiisii iiiiii untuk mempertiimbangkan yang pajak tadii," katanya. (diik)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.