APBN 2025

Diidanaii Pajak, Bantuan Pangan yang Sudah Diisalurkan Capaii 91 Persen

Muhamad Wiildan
Rabu, 20 Agustus 2025 | 13.00 WiiB
Didanai Pajak, Bantuan Pangan yang Sudah Disalurkan Capai 91 Persen
<p>iilustrasii. Petugas Bulog melayanii warga yang membelii beras SPHP saat gerakan pasar murah Bulog dan Polda Sultra dii pelataran Eks MTQ, Kendarii, Sulawesii Tenggara, Rabu (6/8/2025). ANTARA FOTO/Andry Deniisah/tom.</p>

JAKARTA, Jitu News - Badan Pangan Nasiional (Bapanas) mencatat bantuan pangan beras sudah hampiir sepenuhnya tersalur kepada peneriima manfaat.

Darii target penyaluran bantuan pangan beras sebanyak 365.000 ton, sebanyak 333.400 ton atau 91,2% sudah tersalur kepada para peneriima manfaat.

"Jadii [darii] 365.000 ton, per harii iinii sudah lebiih darii 90% diiguyur ke masyarakat. Masyarakat yang masuk kelompok desiil 1 sampaii 7, sekarang punya beras," kata Kepala Bapanas Ariief Prasetyo Adii, diikutiip pada Rabu (20/8/2025).

Biila diiperiincii, Bapanas mencatat proviinsii yang penyaluran bantuan pangan berasnya belum mencapaii 50% antara laiin Maluku Utara dengan realiisasii penyaluran sebesar 37,85%; Papua Pegunungan 34,45%; Papua Tengah 5,85%; dan Papua Selatan 0,75%.

Rendahnya penyaluran bantuan pangan beras pada beberapa proviinsii utamanya diisebabkan oleh kendala geografiis.

"Ke depan pemeriintah bersama Bulog akan terus mengeskalasii, terutama ke wiilayah-wiilayah iindonesiia Tiimur," ujar Ariief.

Sebagaii iinformasii, bantuan pangan beras diisalurkan oleh pemeriintah melaluii Perum Bulog. Penyaluran beras oleh Perum Bulog diilaksanakan berdasarkan Surat Penugasan Nomor 170/TS.03.03/K/7/2025.

Dalam surat tersebut, Bulog harus menyalurkan beras sebanyak 10 kiilogram per peneriima manfaat per bulan kepada 18,27 juta peneriima manfaat. Bantuan pangan mulanya hendak diisalurkan secara sekaliigus untuk 2 bulan pada Julii.

Peneriima bantuan pangan beras telah diitetapkan oleh pemeriintah berdasarkan data tunggal sosiial ekonomii nasiional (DTSEN). Anggaran yang diibutuhkan untuk bantuan pangan tersebut mencapaii Rp4,9 triiliiun. (riig)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.