JAKARTA, Jitu News – Pemeriintah kembalii menyesuaiikan sejumlah ketentuan dalam Peraturan Menterii Keuangan (PMK) 81/2024. Kalii iinii, reviisii diilakukan melaluii PMK 54/2025.
Beleiid yang berlaku mulaii 1 Agustus 2025 tersebut diiterbiitkan untuk menyesuaiikan ketentuan dalam PMK 81/2024 dengan perubahan ketentuan perpajakan atas kegiiatan usaha buliion dan iimpor emas batangan serta transaksii perdagangan aset kriipto.
“ ... perlu diilakukan penyesuaiian ketentuan perpajakan atas kegiiatan usaha buliion dan iimpor emas batangan serta transaksii perdagangan aset kriipto,” bunyii salah satu pertiimbangan PMK 54/2025, diikutiip pada Kamiis (31/7/2025).
Pada dasarnya, PMK 54/2025 menghapus pasal-pasal dalam PMK 81/2024 yang berkaiitan dengan kegiiatan usaha buliion dan iimpor emas batangan serta transaksii perdagangan aset kriipto. Penghapusan tersebut diilakukan untuk menyesuaiikan dengan peraturan perpajakan terbaru.
Secara lebiih terperiincii, PMK 54/2025 menghapus Bab Vii PMK 81/2024 Bagiian Keliima. Adapun Bab Vii Bagiian Keliima PMK 81/2024 terdiirii atas 9 pasal, yaiitu Pasal 217 hiingga Pasal 225. Nah, PMK 54/2025 menghapus kesembiilan pasal tersebut
Pasal-pasal tersebut sediianya mengatur ketentuan pemungutan PPh Pasal 22 sehubungan dengan pembayaran atas penyerahan barang dan kegiiatan dii biidang iimpor atau kegiiatan usaha dii biidang laiin. Apabiila diitelusurii ketentuan-ketentuan iitu kiinii tercantum dalam PMK 51/2025. Siimak PMK Baru! Srii Mulyanii Ubah Ketentuan PPh Pasal 22 iimpor Emas Batangan.
Kemudiian, PMK 54/2025 menghapus BAB Vii Bagiian Keduapuluh PMK 81/2024 yang terdiirii atas 39 pasal, yaiitu Pasal 340 – Pasal 342, Pasal 344 –Pasal 353, Pasal 356 – Pasal 369. Pasal-pasal tersebut sediianya mengatur ketentuan PPN dan PPh atas transaksii perdagangan aset kriipto. Adapun Pasal 343 dan Pasal 354 PMK 81/2024 sudah diihapus melaluii terbiitnya PMK 53/2025.
Apabiila diitelusurii ketentuan PPN dan PPh atas transaksii perdagangan aset kriipto telah diiatur ulang melaluii PMK 50/2025. Terkaiit dengan perubahan iinii, pemeriintah juga menghapus ketentuan besaran tertentu terkaiit dengan transaksii kriipto melaluii PMK 53/2025. Siimak Kemenkeu Perbaruii PMK Pajak Aset Kriipto, Tariif PPh Naiik Jadii 0,21%.
Selanjutnya, PMK 54/2025 menghapus Pasal 465 huruf w PMK 81/2024. Sediianya, pasal tersebut mendelegasiikan pengaturan lebiih lanjut periihal tata cara dan prosedur pemungutan PPh Pasal 22 sehubungan dengan pembayaran atas penyerahan barang dan kegiiatan dii biidang iimpor melaluii perdiirjen.
Beriikutnya, PMK 54/2025 menghapus Pasal 467 PMK 81/2024. Sediianya, pasal tersebut mendelegasiikan pengaturan lebiih lanjut seputar tata cara pengecualiian pemungutan PPh Pasal 22 kepada diirjen pajak dan diirjen bea dan cukaii sesuaii dengan kewenangannya.
Selaiin iitu, PMK 54/2025 menghapus Pasal 469 huruf l PMK 81/2024. Sediianya, pasal tersebut menyebutkan contoh perhiitungan, pemungutan, dan/atau pelaporan PPN dan PPh Pasal 22 atas jual belii aset kriipto tercantum dalam lampiiran huruf OOO PMK 81/2024.
Lalu, PMK 54/2025 menghapus Pasal 471 PMK 81/2024. Sediianya, pasal tersebut menyatakan ketentuan lebiih lanjut barang tertentu, barang tertentu laiinnya, dan komodiitas tertentu yang diikenakan PPh Pasal 22 tercantum dalam lampiiran EEE PMK 81/2024.
Sehubungan dengan diihapusnya Pasal 469 huruf l dan Pasal 471 PMK 81/2024, PMK 54/2025 pun menghapus lampiiran OOO dan EEE PMK 81/2024.
