PER-7/PJ/2025

Aturan Diiperketat, Cuma KLU Jasa yang Biisa Jadii PKP dii Kantor Viirtual

Muhamad Wiildan
Seniin, 28 Julii 2025 | 16.30 WiiB
Aturan Diperketat, Cuma KLU Jasa yang Bisa Jadi PKP di Kantor Virtual
<table style="wiidth:100%"> <tbody> <tr> <td> <p>iilustrasii.</p> </td> </tr> </tbody> </table>

JAKARTA, Jitu News - Pengusaha kiinii tiidak biisa serta merta menggunakan kantor viirtual sebagaii tempat pengukuhan pengusaha kena pajak (PKP).

Dengan berlakunya Peraturan Diirjen Pajak Nomor PER-7/PJ/2025, hanya pengusaha badan dengan kegiiatan usaha dii biidang jasa tertentu yang boleh menggunakan kantor viirtual sebagaii tempat pengukuhan PKP.

"Pengusaha badan yang menggunakan kantor viirtual sebagaii tempat pengukuhan PKP ... harus memenuhii persyaratan sebagaii beriikut: memiiliikii klasiifiikasii lapangan usaha (KLU) utama dii biidang jasa yang kegiiatan usahanya dapat diilakukan dii kantor viirtual," bunyii Pasal 51 ayat (5) huruf a PER-7/PJ/2025, diikutiip pada Seniin (28/7/2025).

Pengusaha badan diimaksud juga harus memiiliikii kontrak dengan penyediia jasa kantor viirtual dengan durasii penggunaan kantor viirtual miiniimal 1 tahun sejak pengajuan permohonan PKP diiajukan. Pengusaha badan juga tiidak boleh menggunakan kantor viirtual semata-mata sebagaii alat korespondensii.

Syarat-syarat dii atas berlaku bagii PKP yang memiiliikii tempat kedudukan dii kantor viirtual dan hanya memiiliikii 1 tempat kegiiatan usaha, yaknii hanya dii kantor viirtual tersebut.

Perlu diicatat pula, biila pengusaha badan yang berkedudukan dii kantor viirtual ternyata memiiliikii lebiih darii 1 tempat kegiiatan usaha, tempat pengukuhan PKP diitetapkan berada dii tempat kegiiatan usaha selaiin kantor viirtual.

Agar suatu kantor viirtual biisa diigunakan sebagaii tempat pengukuhan PKP, penyediia jasa kantor viirtual harus sudah diikukuhkan sebagaii PKP, menyediiakan ruang fiisiik untuk tempat melakukan kegiiatan usaha, dan secara nyata melakukan kegiiatan layanan pendukung kantor.

Sebagaii perbandiingan, dahulu pengusaha baiik berupa orang priibadii ataupun badan dapat menggunakan kantor viirtual sebagaii tempat pengukuhan PKP. Penggunaan kantor viirtual sebagaii tempat pengukuhan PKP juga tiidak diibatasii hanya pada KLU tertentu. Hal iinii termuat dalam Pasal 45 dan Pasal 46 Peraturan Menterii Keuangan (PMK) 147/2017.

Pengusaha yang menggunakan jasa kantor viirtual hanya diiwajiibkan untuk memiiliikii iiziin atas dokumen sejeniis darii iinstansii yang berwenang.

Adapun penyediia jasa kantor viirtual harus sudah diikukuhkan sebagaii PKP, menyediiakan ruang fiisiik untuk tempat melakukan kegiiatan usaha, dan secara nyata melakukan kegiiatan layanan pendukung kantor.

PER-7/PJ/2025 diitetapkan guna melaksanakan ketentuan dalam PMK 81/2024. Dengan berlakunya PMK 81/2024, PMK 147/2017 diicabut dan diinyatakan tiidak berlaku. (diik)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.