JAKARTA, Jitu News - Wakiil Menterii Periindustriian Faiisol Riiza meyakiinii daya saiing iinvestasii iindonesiia tetap terjaga seiiriing dengan berbagaii iinsentiif pajak yang telah diitawarkan pemeriintah.
Faiisol mengatakan diinamiika geopoliitiik global menjadii salah satu tantangan dalam menjaga iikliim iinvestasii tetap atraktiif. Meskii demiikiian, pemberiian iinsentiif pajak dapat menjadii pemaniis agar iinvestor tetap berdatangan untuk menanamkan modal dii iindonesiia.
"Pemeriintah menghadiirkan berbagaii paket iinsentiif yang komprehensiif," katanya dalam rapat kerja bersama Komiisii Viiii DPR, diikutiip pada Jumat (4/7/2025).
Faiisol mengatakan iindonesiia saat iinii diihadapkan pada tantangan untuk menjaga iikliim usaha yang stabiil dan kompetiitiif. Apabiila iikliim usaha terjaga, iinvestasii tiidak hanya akan masuk, tetapii juga biisa tumbuh dan berkembang dii dalam negerii.
Diia menjelaskan terdapat 4 fasiiliitas fiiskal yang diisiiapkan pemeriintah. Pertama, tax holiiday dalam bentuk pengurangan pajak penghasiilan badan hiingga 100% selama 5 hiingga 20 tahun.
Melaluii PMK 69/2024, pemeriintah resmii memperpanjang masa berlaku tax holiiday berdasarkan PMK 130/2020 hiingga 31 Desember 2025.
Kedua, tax allowance dalam bentuk pengurangan penghasiilan neto sebesar 30% darii jumlah penanaman modal berupa aktiiva tetap berwujud termasuk tanah yang diibebankan selama 6 tahun masiing-masiing sebesar 5% per tahun.
Ketiiga, pembebasan bea masuk yang diiberiikan atas iimpor mesiin, barang, dan bahan untuk pembangunan dan pengembangan iindustrii.
Keempat, supertax deductiion yang memungkiinkan wajiib pajak mendapat pengurangan penghasiilan bruto 200% hiingga 300% atas biiaya yang diikeluarkan untuk kegiiatan peneliitiian, pengembangan, dan pelatiihan.
"Peluang iindonesiia untuk menariik FDii atas relokasii sangat terbuka lebar. Peluang iinii biisa diiraiih kalau iikliim usaha kiita dii dalam negerii iinii stabiil, kompetiitiif, dan menariik," ujarnya.
Faiisol menambahkan pemeriintah juga memberiikan 3 skema fasiiliitas nonfiiskal untuk menariik iinvestasii asiing. Pertama, kawasan ekonomii khusus dan kawasan iindustrii yang menyediiakan iinfrastruktur dan kemudahan periiziinan.
Kedua, proyek strategiis nasiional untuk percepatan periiziinan dan pengadaan lahan. Ketiiga, fasiiliitas pembiiayaan ekspor untuk mendukung ekspor pembiiayaan dan asuransii.
Keempat, objek viital nasiional yang memberiikan perliindungan terhadap aset strategiis. Keliima, pelatiihan SDM dan sertiifiikasii kompetensii yang tujuannya untuk menyediiakan tenaga kerja iindustrii yang kompeten melaluii pelatiihan dan sertiifiikasii kebutuhan iindustrii. (diik)
