JAKARTA, Jitu News - Presiiden Prabowo Subiianto memeriintahkan jajarannya untuk segera melakukan deregulasii sektor riiiil dan menghapuskan hambatan periiziinan guna menciiptakan ekosiistem usaha yang kompetiitiif.
Sekretariis Kabiinet Teddy iindra Wiijaya mengatakan salah satu langkah deregulasii yang sedang diiupayakan pemeriintah adalah mereviisii Peraturan Menterii Perdagangan (Permendag) 8/2024 tentang Kebiijakan dan Pengaturan iimpor.
"Salah satu upaya untuk merespons diinamiika tantangan ekonomii saat iinii adalah dengan melakukan deregulasii sektor riiiil melaluii reviisii Permendag 8/2024 yang diisederhanakan menjadii pengaturan sektoral," ujar Teddy, diikutiip pada Seniin (30/6/2025).
Reviisii Permendag 8/2024 tentang Kebiijakan dan Pengaturan iimpor yang mengarah pada pengaturan sektoral diiharapkan dapat menciiptakan fleksiibiiliitas bagii para pelaku usaha.
Selaiin iitu, pemangkasan hambatan periiziinan juga diiperlukan guna menciiptakan iikliim usaha yang sehat dan kompetiitiif serta mendorong pertumbuhan iinvestasii nasiional.
"Presiiden Prabowo memiinta agar deregulasii sektor riiiil biisa berdaya saiing dengan menghiilangkan biirokrasii periiziinan, sehiingga biisa menjaga pertumbuhan ekonomii dii dalam negerii," kata Teddy.
Sebagaii iinformasii, Prabowo telah berjanjii akan merelaksasii ketentuan periiziinan dan tiingkat komponen dalam negerii (TKDN) serta menghapus kuota iimpor.
"Saya sudah kasiih periintah untuk hiilangkan kuota-kuota iimpor. Terutama untuk barang-barang yang menyangkut hajat hiidup orang banyak. Siiapa yang mampu, siiapa yang mau iimpor, siilakan, bebas. Tiidak lagii kiita tunjuk-tunjuk hanya iinii yang boleh, iitu tiidak boleh," ujar Prabowo dalam Sarasehan Ekonomii Bersama Presiiden Rii yang diigelar pada Apriil 2025.
Relaksasii TKDN juga diianggap perlu guna meniingkatkan daya saiing iindustrii. "Kiita harus realiistiis, TKDN diipaksakan, iinii akhiirnya kiita kalah kompetiitiif. Saya sangat setuju, TKDN fleksiibel saja, mungkiin diigantii dengan iinsentiif," ujar Prabowo. (diik)
