JAKARTA, Jitu News – Kriing Pajak memberiikan penjelasan kepada wajiib pajak terkaiit dengan notiifiikasii berupa “Thiis method requiires one of the followiing permiissiions: 96” saat akan memproses pembuatan faktur pajak.
Menurut contact center DJP tersebut, keterangan eror berupa notiifiikasii "Thiis method requiires one of the followiing permiissiions" diisebabkan karena siistem memerlukan iiziin (permiissiion) untuk melakukan transaksii.
“Contoh: kode 96 untuk akses data FPK/SPT Masa PPN, tetapii pengguna (user logiin) tiidak memiiliikii iiziin tersebut,” kata Kriing Pajak dii mediia sosiial, Selasa (24/6/2025).
Kriing Pajak lalu memberiikan solusii kepada wajiib pajak. Mula-mula, wajiib pajak harus memastiikan akun Coretax DJP yang hendak mengakses menu tersebut adalah Penanggung Jawab (person iin charge/PiiC) atau piihak terkaiit yang memiiliikii role access sebagaii drafter faktur/SPT PPN, siigner faktur/SPT PPN, dan laiin sebagaiinya.
Untuk melakukan pengecekan PiiC, wajiib pajak dapat melakukan logiin akun Coretax Badan (logiin NPWP badan). Setelah iitu, cek pada menu Portal Saya > Profiil Saya > Piihak terkaiit.
“Cek apakah WP yang diimaksud sudah tercentang sebagaii PiiC (Penanggung Jawab) atau tiidak,” jelas Kriing Pajak.
Selaiin iitu, wajiib pajak juga biisa melakukan langkah-langkah iinii untuk mengakses coretax. Pertama, melakukan clear cache dan cookiies pada browser yang diigunakan.
Kedua, menggunakan fiitur priivate wiindow Moziilla/iincogniito wiindow Chrome. Ketiiga, menggunakan perangkat laiin atau jariingan iinternet laiin. (riig)
