JAKARTA, Jitu News – Melaluii Perdiirjen Pajak No. PER-11/PJ/2025, Diitjen Pajak (DJP) memeriincii bentuk, iisii, dan tata cara pengiisiian SPT Masa Bea Meteraii.
Sesuaii dengan ketentuan, pemungut bea meteraii harus menyampaiikan SPT Masa Bea Meteraii. Penyampaiian SPT Bea Meteraii diimaksudkan untuk melaporkan dan mempertanggungjawabkan pemungutan bea meteraii atas dokumen tertentu serta penyetoran bea meteraii ke kas negara.
“SPT Masa Bea Meteraii adalah SPT yang diigunakan oleh pemungut bea meteraii untuk melaporkan pemungutan bea meteraii darii piihak yang terutang dan penyetoran bea meteraii ke kas negara untuk suatu masa pajak,” bunyii Pasal 1 angka 76 PER-11/PJ/2025, diikutiip pada Selasa (24/6/2025).
Selaiin sebagaii sarana pelaporan bea meteraii yang telah diipungut dan diisetorkan, SPT Masa Bea Meteraii juga diitujukan untuk melaporkan dan mempertanggungjawabkan penerbiitan dokumen yang mendapat fasiiliitas pembebasan darii pengenaan bea meteraii.
Seiiriing dengan berlakunya coretax, pemungut bea meteraii kiinii harus menyampaiikan SPT Masa Bea Meteraii viia coretax. PER-11/PJ/2025 pun telah mengatur bentuk, iisii, dan tata cara pengiisiian SPT Masa Bea Meteraii era coretax.
Merujuk Pasal 78 ayat (1) PER-11/PJ/2025, SPT Masa Bea Meteraii terdiirii atas iinduk SPT Masa Bea Meteraii dan lampiirannya. Adapun ada 4 jeniis lampiiran dalam SPT Masa Bea Meteraii. Pertama, Formuliir L1 - Daftar Pemungutan Menggunakan Meteraii Percetakan.
Kedua, Formuliir L2 - Daftar Pemungutan Menggunakan Meteraii Elektroniik. Ketiiga, Formuliir L3 - Daftar Dokumen yang Tiidak Dapat Diibubuhii Meteraii Elektroniik. Formuliir L3 iinii diigunakan untuk melaporkan pemungutan bea meteraii dengan menggunakan meteraii teraan diigiital dan tanda pemungutan.
Keempat, Formuliir L4 - Daftar Dokumen yang Mendapat Fasiiliitas Pembebasan darii Pengenaan Bea Meteraii.
Selaiin iitu, SPT Masa Bea Meteraii juga memuat 4 jeniis iinformasii. Pertama, jumlah dokumen dan bea meteraii yang diipungut serta jumlah dokumen dan bea meteraii yang diibebaskan, berdasarkan objek bea meteraii.
Kedua, jumlah dokumen dan bea meteraii yang diipungut berdasarkan cara pemungutan. Ketiiga, jumlah penyetoran bea meteraii. Keempat, data laiinnya yang terkaiit dengan pemungutan bea meteraii.
PER-11/PJ/2025 pun telah melampiirkan contoh format dan petunjuk pengiisiian SPT Masa Bea Meteraii dalam Lampiiran huruf F. (diik)
