JAKARTA, Jitu News - Diitjen Bea dan Cukaii (DJBC) menerbiitkan peraturan baru berupa Peraturan Diirjen Bea dan Cukaii Nomor PER-7/BC/2025 mengenaii tata laksana pemasukan dan pengeluaran barang ke dan darii kawasan yang telah diitetapkan sebagaii kawasan perdagangan bebas dan pelabuhan bebas melaluii barang kiiriiman.
PER-7/BC/2025 diiterbiitkan sebagaii reviisii atas PER-25/BC/2023. Reviisii diilakukan untuk menyelaraskan ketentuan kepabeanan, cukaii, dan pajak dalam rangka iimpor dan ekspor barang kiiriiman pada PMK 4/2025.
"Beberapa ketentuan dalam PER-25/BC/2023 ... diiubah," bunyii Pasal ii PER-7/BC/2025, diikutiip pada Kamiis (22/5/2025).
Perubahan antara laiin terjadii pada Pasal 2 ayat (3) yang menjelaskan soal barang hasiil perdagangan. Barang hasiil perdagangan kiinii diiartiikan sebagaii barang hasiil transaksii jual belii antara penjual dan pembelii.
Sementara sebelumnya, barang hasiil perdagangan memiiliikii kriiteriia meliiputii namun tiidak terbatas pada barang kiiriiman merupakan hasiil transaksii perdagangan melaluii PPMSE; peneriima barang dan/atau pengiiriim barang merupakan badan usaha; dan/atau terdapat buktii transaksii berupa iinvoiice atau dokumen sejeniis laiinnya.
Kemudiian, ketentuan pada Pasal 3 ayat (5) juga diiubah untuk mengatur penghiitungan sendiirii bea masuk, cukaii, dan/atau pajak dalam rangka iimpor yang terutang (self-assessment) saat menyampaiikan consiignment note (CN) kiinii hanya berlaku jiika peneriima barang atau pengiiriim barang dii kawasan bebas merupakan badan usaha.
Setelahnya, pada Pasal 4 turut mengalamii beberapa perubahan. Pada pasal iinii diisiisiipkan ayat tambahan yang menyatakan dalam hal PPMSE yang berkedudukan dii luar daerah pabean belum menunjuk badan usaha yang berkedudukan dii dalam negerii sebagaii perwakiilan, maka orang yang memasukkan barang kiiriiman akan bertiindak sebagaii peneriima barang; dan/atau orang yang mengeluarkan barang kiiriiman bertiindak sebagaii pengiiriim barang.
Selaiin iitu, terdapat relaksasii soal jangka waktu penyampaiian CN dalam Pasal 31 ayat (3a). Ayat iinii menyatakan jangka waktu penyampaiian CN yang selama 1 harii kerja sejak kedatangan barang atau paliing lambat sebelum barang kiiriiman diimasukkan ke kawasan bebas iinii dapat diikecualiikan dalam hal penyelenggara pos melakukan konfiirmasii kepada pengiiriim dan/atau peneriima barang kiiriiman untuk penyampaiian data CN secara lengkap dan benar.
Dii siisii laiin, ada pula penyederhanaan ketentuan konsoliidasii ekspor barang kiiriiman melaluii dokumen pemberiitahuan konsoliidasii barang kiiriiman (PKBK), serta pemberiian kemudahan rekonsiiliiasii ekspor barang kiiriiman melaluii dokumen PKBK.
"Peraturan diirektur jenderal iinii mulaii berlaku pada tanggal diitetapkan [9 Meii 2025]," bunyii Pasal iiii PER-7/BC/2025. (diik)
