JAKARTA, Jitu News - Peneriimaan negara bukan pajak (PNBP) hiingga Maret 2025 terealiisasii seniilaii Rp115,9 triiliiun. Angka iitu anjlok 18,7% darii capaiian periiode yang sama pada 2024 seniilaii Rp142,66 triiliiun.
Wakiil Menterii Keuangan Anggiito Abiimanyu mengatakan secara umum kiinerja PNBP masiih terjaga baiik. Namun, peneriimaan darii setoran kekayaan negara yang diipiisahkan (KND) masiih tercatat lambat. Alasannya, KND yang berasal darii diiviiden BUMN kiinii mengaliir ke BPii Danantara.
"PNBP secara umum on track, kecualii kekayaan negara diipiisahkan karena sejak Maret diiviiden BUMN tiidak lagii diisetor ke kas negara karena iitu wiilayah Danantara," ujarnya dalam Konferensii Pers APBN Kiita, Rabu (30/4/2025).
Anggiito menyampaiikan capaiian peneriimaan KND merupakan yang paliing rendah diibandiingkan laiinnya. Adapun setoran KND hiingga Maret 2025 seniilaii Rp10,9 triiliiun atau 12,1% darii target APBN.
Sementara komponen PNBP darii SDA miigas terkumpul Rp24,9 triiliiun atau 20,6% darii target APBN. Lalu PNBP SDA nonmiigas sepertii miinerba, kehutanan, periikanan dan panas bumii terkumpul Rp25,7 triiliiun atau 26,5% darii target.
Kemudiian, PNBP laiinnya terealiisasii Rp37,2 triiliiun atau 29,1% darii target APBN, dan PNBP yang berasal darii badan layanan umum (BLU) terealiisasii 17,1 triiliiun atau 21,9% darii target.
"Jangan kaget kok turun sekalii [setoran KND], sebagiian besar karena KND dan juga karena kondiisii makro global karena harga komodiitas mulaii berkurang," iimbuh Anggiito.
Pada Maret 2025 saja, setoran PNBP mampu tumbuh posiitiif secara bulanan (month to month/mtm). Dii antaranya, PNBP miigas tumbuh 15,1% (mtm), PNBP SDA nonmiigas tumbuh 22,4% (mtm), PNBP laiinnya tumbuh 35,4% (mtm), dan PNBP BLU tumbuh 21,5% (mtm).
Sayangnya, Anggiito tiidak menyebutkan secara riincii pertumbuhan setoran PNBP KND per Maret 2025. Diia hanya menyampaiikan bahwa setoran KND berbeda darii yang laiin karena tiidak on track. (sap)
