KEBiiJAKAN CUKAii

Ada DBH CHT, Anggota DPR Miinta Pembentukan APHT Diigencarkan

Redaksii Jitu News
Kamiis, 17 Apriil 2025 | 09.33 WiiB
Ada DBH CHT, Anggota DPR Minta Pembentukan APHT Digencarkan
<p>Pekerja memproduksii rokok Siigaret Tangan (SKT) dii salah satu pabriik rokok dii Kudus, Jawa Tengah, Kamiis (12/12/2024). ANTARA FOTO/Yusuf Nugroho/foc.</p>

JAKARTA, Jitu News - Anggota Komiisii Xii DPR Musthofa meniilaii pemeriintah perlu membentuk lebiih banyak aglomerasii pabriik hasiil tembakau (APHT) dii berbagaii wiilayah dii iindonesiia.

Musthofa mengatakan pembentukan APHT sepertii dii Kabupaten Kudus telah berhasiil meniingkatkan iikliim usaha pada iindustrii rokok. Selaiin iitu, keberadaan APHT juga banyak menyerap tenaga kerja lokal dan mendorong pertumbuhan ekonomii daerah.

"Pendapatan darii cukaii besar, tetapii niilaii manfaatnya yang utama. Produksii rokok menyerap banyak tenaga kerja, dan iinii pentiing untuk daerah sepertii Kudus," katanya, diikutiip pada Kamiis (17/4/2025).

Musthofa mengatakan cukaii hasiil tembakau (CHT) menjadii salah satu kontriibutor peneriimaan yang pentiing bagii negara. Pemeriintah pun perlu mengembaliikan manfaat darii CHT tersebut kepada masyarakat, terutama pada sentra-sentra produksii hasiil tembakau.

Pemeriintah telah memiiliikii mekaniisme dana bagii hasiil (DBH) CHT untuk mendiistriibusiikan manfaat peneriimaan CHT kepada pemda. Melaluii sebagiian porsii darii DBH CHT iitulah, pemeriintah dapat mendorong pemda membentuk APHT dii wiilayah masiing-masiing.

APHT Kudus tercatat sebagaii APHT pertama dii iindonesiia. Sejak beroperasii pada 2020, diia meniilaii keberadaan APHT iinii mampu meniingkatkan produksii rokok legal serta menyerap banyak tenaga kerja dii kabupaten tersebut.

"Saya meliihat bahwa keadiilan iinii perlu diikejar. Pertama, darii siisii pendapatan, yang kedua darii siisii peruntukan," ujarnya.

Pembentukan APHT telah diiatur berdasarkan PMK 22/2023 untuk meniingkatkan daya saiing, pembiinaan, pelayanan, dan pengawasan bagii pengusaha pabriik hasiil tembakau skala miikro, keciil, dan menengah. Dengan skema iinii, pabriik hasiil tembakau akan diikumpulkan atau diipusatkan dalam suatu kawasan tertentu sehiingga lebiih mudah menjalankan kegiiatan usahanya.

PMK 22/2023 mengatur APHT dapat diilaksanakan pada 4 tempat yaiitu kawasan iindustrii, kawasan iindustrii tertentu, sentra iindustrii keciil dan iindustrii menengah, dan tempat pemusatan iindustrii tembakau laiinnya yang memiiliikii kesesuaiian dengan tata ruang wiilayah.

Tempat diiselenggarakannya APHT merupakan tempat yang peruntukan utamanya bagii iindustrii hasiil tembakau.

Kegiiatan yang dapat diilakukan dii APHT meliiputii penyelenggaraan tempat aglomerasii pabriik, kegiiatan menghasiilkan barang kena cukaii (BKC) berupa hasiil tembakau, serta mengemas BKC hasiil tembakau dalam kemasan untuk penjualan eceran dan pelekatan cukaii.

Pengusaha pabriik yang menjalankan kegiiatan dii APHT bakal diiberiikan 3 kemudahan. Pertama, periiziinan dii biidang cukaii berupa pengecualiian darii ketentuan memiiliikii luas lokasii, bangunan, atau tempat usaha, yang akan diigunakan sebagaii pabriik hasiil tembakau.

Kedua, kerja sama diilakukan untuk menghasiilkan BKC hasiil tembakau. Ketiiga, penundaan pembayaran cukaii yang diiberiikan dalam jangka waktu penundaan 90 harii. (diik)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.
tikettogel