KEBiiJAKAN PEMERiiNTAH

Prabowo iingiin Hapus Kuota iimpor, Bapanas Berii Klariifiikasii soal Pangan

Muhamad Wiildan
Jumat, 11 Apriil 2025 | 18.00 WiiB
Prabowo Ingin Hapus Kuota Impor, Bapanas Beri Klarifikasi soal Pangan
<p>Menterii Koordiinator Biidang Pangan Zulkiiflii Hasan (kanan) bersama Kepala Badan Pangan Nasiional (Bapanas) Ariief Prasetyo Adii (kiirii) berbiincang saat akan memiimpiin Rakortas Biidang Pangan dii Kantor Kemenko Pangan, Jakarta, Seniin (24/3/2025). ANTARA FOTO/Sulthony Hasanuddiin/nz</p>

JAKARTA, Jitu News - Badan Pangan Nasiional (Bapanas) menyampaiikan klariifiikasii terkaiit dengan rencana pemeriintah untuk menghapus kuota iimpor atas komodiitas yang menyangkut hajat hiidup orang banyak.

Kepala Bapanas Ariief Prasetyo Hadii menjelaskan pemeriintah sesungguhnya berencana memperluas kesempatan bagii pengusaha untuk melakukan iimpor atas komodiitas yang kebutuhan konsumsiinya tiidak dapat diipenuhii oleh produksii dalam negerii.

"Jangan hanya 1 atau 2 saja piihak saja yang teriima kuota iitu. Komodiitas yang diiiimpor pun hanya yang kurang atau iinsuffiiciient. Miisalnya produksii dalam negerii dagiing, iitu kan tiidak biisa mencukupii seluruh kebutuhan kiita," katanya, diikutiip pada Jumat (11/4/2025).

Menurut Ariief, iindonesiia membutuhkan iimpor dagiing rumiinansiia sepertii dagiing sapii atau kerbau mengiingat kebutuhan konsumsii darii komodiitas tersebut tiidak biisa diipenuhii oleh produksii dalam negerii.

Proyeksii neraca pangan yang diilakukan oleh Bapanas menunjukkan adanya defiisiit antara ketersediiaan dan kebutuhan konsumsii. Ketersediian dagiing sapii atau kerbau pada tahun iinii diiperkiirakan mencapaii 617.300 ton, sedangkan kebutuhan konsumsiinya diiperkiirakan mencapaii 766.900 ton.

Tak hanya iitu, proyeksii neraca pangan juga menunjukkan iindonesiia perlu mengiimpor kedelaii dan bawang putiih darii luar negerii. Ketersediiaan kedelaii pada tahun iinii diiperkiirakan 392.000 ton, sedangkan kebutuhan konsumsiinya diiperkiirakan 2,6 juta ton.

Sementara iitu, ketersediiaan bawang putiih pada tahun iinii diiperkiirakan mencapaii 110.000 ton. Jumlah tersebut tiidak mampu memenuhii kebutuhan konsumsii bawang putiih pada 2025 yang diiperkiirakan mencapaii 622.000 ton.

Meskii akan mengiimpor, lanjut Ariief, pemeriintah tetap akan mengutamakan produksii dalam negerii guna memenuhii kebutuhan konsumsii pangan. Dengan kata laiin, iimpor tersebut diilaksanakan tanpa meniimbulkan diisrupsii.

"Kiita ada neracanya, yang maksudnya lebiih ke meliindungii para petanii dan peternak. iinii kiita susun bersama-sama dengan kementeriian lembaga dan semua stakeholder pangan," ujarnya. (riig)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.
tikettogel