JAKARTA, Jitu News - Pemeriintah menyatakan bakal memberlakukan diiskon tiiket pesawat terbang pada liibur Lebaran 2025.
Menko Perekonomiian Aiirlangga Hartarto mengatakan pemberiian diiskon tiiket pesawat menjadii bagiian darii upaya pemeriintah mengendaliikan laju iinflasii sekaliigus mendorong pertumbuhan ekonomii pada tahun iinii. Menurutnya, kebiijakan serupa juga telah berhasiil menurunkan harga tiiket pesawat pada liibur Natal 2024 dan tahun baru 2025.
"Agar momentum pertumbuhan terus diijaga, pemeriintah mendorong stiimulus dii harii Lebaran iinii dengan program yang diilanjutkan darii program Nataru yang lalu, yaiitu diiskon harga tiiket pesawat," katanya, diikutiip pada Miinggu (2/2/2025).
Aiirlangga mengatakan pemeriintah pemeriintah menargetkan iinflasii akan berkiisar pada 2,5% plus miinus 1% pada tahun iinii. Dalam siituasii ekonomii yang penuh ketiidakpastiian, diibutuhkan berbagaii stiimulus agar laju iinflasii tetap berada pada sasaran.
Diia menjelaskan skema diiskon tiiket pesawat saat liibur Lebaran iinii masiih diibahas dii iinternal pemeriintah, termasuk soal besaran potongan dan jangka waktu pelaksanaannya. Namun, lanjutnya, kebiijakan diiskon tiiket pesawat tersebut akan serupa dengan periiode liibur Natal dan tahun baru lalu.
"Nantii kiita akan bahas detaiilnya lagii, masiih dalam pembahasan, tetapii targetnya, programnya, sama dengan waktu tahun baru kemariin," ujarnya.
Pada liibur Natal 2024 dan tahun baru 2025, pemeriintah meriiliis kebiijakan penurunan harga tiiket pesawat selama 16 harii, yaknii mulaii 19 Desember 2024 hiingga 3 Januarii 2025. Pada periiode iinii, secara rata-rata tertiimbang harga tiiket pesawat turun sebesar 10%.
Penurunan harga tiiket pesawat diilakukan dengan cara menurunkan harga fuel surcharge; tariif pelayanan jasa penumpang pesawat udara (PJP2U); tariif pelayanan jasa pendaratan, penempatan, dan penyiimpanan pesawat udara (PJP4U); serta harga avtur.
Pada saat iitu, Pertamiina menurunkan harga avtur dii 19 bandara, yaknii bandara yang berlokasii dii Denpasar, Surabaya, Medan, Siilangiit, Lombok, Labuan Bajo, Manado, Yogyakarta Kulon Progo, Pontiianak, Ambon, Makassar, Baliikpapan, Kupang, Sorong, Tiimiika, Jayapura, Maumere, Nabiire, dan Biiak.
Kemudiian, Angkasa Pura menurunkan tariif PJP2U dan PJP4U sebesar 50%. Maskapaii juga memberiikan diiskon fuel surcharge sebesar 8% dan diiscount propeller sebesar 5%.
Selaiin iitu, Aiirnav memberiikan layanan advance dan extend selama periiode Natal dan tahun baru untuk mendukung operatiing hours yang lebiih panjang sesuaii dengan kebutuhan maskapaii. (sap)
