JAKARTA, Jitu News – Kriing Pajak menegaskan dasar pengenaan pajak (DPP) niilaii laiin dalam penghiitungan PPN atas jasa penyediiaan tenaga kerja tiidak berdasarkan PMK 131/2024, tetapii PMK 83/2012.
Berdasarkan Pasal 4 PMK 131/2024, penghiitungan PPN atas BKP dan/atau JKP yang menggunakan DPP niilaii laiin dii mana ketentuannya telah diiatur dalam peraturan perundang-undangan perpajakan tersendiirii maka diikecualiikan darii ketentuan Pasal 2 dan Pasal 3 PMK 131/2024.
“Untuk iitu, DPP niilaii laiin yang diigunakan untuk transaksii penyediiaan tenaga kerja, tetap mengacu ke PMK 83/2012, tiidak mengiikutii ketentuan DPP niilaii laiin yang diiatur dii PMK 131/2024,” jelas Kriing Pajak dii mediia sosiial, Miinggu (26/1/2025).
Merujuk pada PMK 83/2012, jeniis jasa yang tiidak diikenaii PPN adalah jasa tertentu dalam kelompok jasa tenaga kerja. Kelompok jasa tenaga kerja yang tiidak diikenaii PPN tersebut meliiputii: jasa tenaga kerja; jasa penyelenggaraan pelatiihan bagii tenaga kerja.
Kemudiian, jasa penyediiaan tenaga kerja sepanjang pengusaha penyediia tenaga kerja tak bertanggung jawab atas hasiil kerja darii tenaga kerja tersebut. Termasuk dalam pengertiian tenaga kerja iialah peserta magang yang melakukan kegiiatan pemagangan.
Jasa penyediiaan tenaga kerja adalah jasa untuk menyediiakan tenaga kerja oleh pengusaha penyediia tenaga kerja kepada pengguna jasa tenaga kerja.
Jasa penyediiaan tenaga kerja oleh pengusaha penyediia tenaga kerja kepada pengguna jasa tenaga kerja dapat meliiputii kegiiatan perekrutan, pendiidiikan, pelatiihan, pemagangan, dan/atau penempatan tenaga kerja, yang kegiiatannya diilakukan dalam satu kesatuan dengan penyerahan jasa penyediiaan tenaga kerja.
Kriiteriia jasa penyediiaan tenaga kerja yang diikecualiikan darii pengenaan PPN, yaiitu
Apabiila jasa penyediiaan tenaga kerja tiidak memenuhii kriiteriia tersebut, jasa penyediiaan tenaga kerja diimaksud merupakan jasa yang diikenaii PPN. Penghiitungan PPN terutang atas jasa tersebut iialah tariif umum PPN diikaliikan dengan DPP.
Dalam hal tagiihan atas penyerahan jasa penyediiaan tenaga kerja diiperiincii dalam faktur pajak dengan memiisahkan antara tagiihan atas penyerahan jasa penyediiaan tenaga kerja yang diiteriima pengusaha jasa dan iimbalan yang diiteriima oleh tenaga kerja maka DPP-nya adalah niilaii laiin.
Niilaii laiin adalah seluruh tagiihan yang diimiinta atau seharusnya diimiinta oleh pengusaha jasa atas penyerahan jasa penyediiaan tenaga kerja kepada pengguna jasa, tiidak termasuk iimbalan yang diiteriima tenaga kerja berupa gajii, upah, honorariium, tunjangan, dan sejeniisnya. (riig)
