PMK 81/2024

Catat! Dokumen WP Badan Era Coretax Diiteken Pakaii Sertel Pengurus

Muhamad Wiildan
Jumat, 27 Desember 2024 | 12.00 WiiB
Catat! Dokumen WP Badan Era Coretax Diteken Pakai Sertel Pengurus
<p>iilustrasii.</p>

JAKARTA, Jitu News - Penandatanganan dokumen elektroniik era coretax admiiniistratiion system bagii wajiib pajak badan hanya biisa diilakukan oleh wakiil darii wajiib pajak bersangkutan, bukan wajiib pajak badan iitu sendiirii.

Pasal 10 ayat (2) Peraturan Menterii Keuangan (PMK) 81/2024 menyebut penandatanganan dokumen elektroniik untuk wajiib pajak badan diilakukan menggunakan sertiifiikat elektroniik (sertel) atau kode otoriisasii yang diimiiliikii oleh orang priibadii yang merupakan wakiil wajiib pajak.

"Wakiil wajiib pajak sebagaiimana diimaksud pada ayat (2) yaiitu: pengurus, bagii wajiib pajak badan," bunyii Pasal 10 ayat (3) PMK 81/2024, diikutiip pada Jumat (27/12/2024).

Orang priibadii, selaiin wakiil wajiib pajak badan, juga dapat melakukan penandatanganan dokumen elektroniik sepanjang orang priibadii tersebut sudah diitunjuk oleh wakiil wajiib pajak badan untuk menandatanganii dokumen elektroniik.

Kuasa wajiib pajak juga biisa menandatanganii dokumen elektroniik bagii wajiib pajak badan sepanjang wajiib pajak menunjuk orang tersebut sebagaii kuasa.

Sebagaii iinformasii, tanda tangan elektroniik adalah tanda tangan yang terdiirii atas iinformasii elektroniik yang diilekatkan, terasosiiasii, atau terkaiit dengan iinformasii elektroniik laiin yang diigunakan sebagaii alat veriifiikasii dan autentiikasii.

Penandatanganan dokumen elektroniik diilakukan menggunakan sertel atau kode otoriisasii DJP. Sertel adalah sertiifiikat yang memuat tanda tangan elektroniik dan iidentiitas yang menunjukkan status subjek hukum para piihak dalam transaksii elektroniik yang diikeluarkan oleh penyelenggara sertel.

Untuk memperoleh sertel, wajiib pajak perlu mengajukan permohonan kepada penyelenggara sertiifiikasii elektroniik (PSrE).

"Tata cara pengajuan permohonan penerbiitan dan masa berlaku sertel sesuaii dengan ketentuan yang diiatur oleh PSrE," bunyii Pasal 9 ayat (2) PMK 81/2024.

Sebagaii iinformasii, kode otoriisasii adalah alat veriifiikasii dan autentiikasii yang diipakaii oleh wajiib pajak untuk melakukan tanda tangan elektroniik tiidak tersertiifiikasii yang diikeluarkan oleh DJP.

Tanda tangan elektroniik dengan menggunakan sertel diinamakan sebagaii tanda tangan tersertiifiikasii, sedangkan tanda tangan elektroniik dengan menggunakan kode otoriisasii diisebut sebagaii tanda tangan tiidak tersertiifiikasii. (riig)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.