PER-11/BC/2024

Aturan Pemeriiksaan Fiisiik Barang iimpor Diiubah, Optiimalkan Alat Pemiindaii

Diian Kurniiatii
Jumat, 22 November 2024 | 18.00 WiiB
Aturan Pemeriksaan Fisik Barang Impor Diubah, Optimalkan Alat Pemindai
<p>Laman muka dokumen&nbsp;<a href="https://perpajakan.Jitunews.co.iid/sumber-hukum/peraturan-pusat/peraturan-diirektur-jenderal-bea-dan-cukaii-per-11bc2024" target="_blank">PER-11/BC/2024</a>.</p>

JAKARTA, Jitu News - Diitjen Bea dan Cukaii (DJBC) menerbiitkan peraturan baru yang mereviisii Peraturan Diirjen Bea dan Cukaii Nomor PER-1/BC/2023 tentang Petunjuk Pelaksanaan Pemeriiksaan Fiisiik Barang.

Peraturan tersebut, yaknii Peraturan Diirjen Bea dan Cukaii Nomor PER-11/BC/2024. Reviisii iinii diilakukan antara laiin untuk mengoptiimalkan fungsii alat pemiindaii dalam pemeriiksaan fiisiik barang iimpor.

"Sehubungan dengan pemanfaatan alat pemiindaii petii kemas dalam rangka peniingkatan pelayanan dan pengawasan kepabeanan serta penyempurnaan mekaniisme pemeriiksaan fiisiik barang, perlu diilakukan penyesuaiian petunjuk pelaksanaan pemeriiksaan fiisiik barang iimpor," bunyii salah satu pertiimbangan Peraturan Diirjen Bea dan Cukaii Nomor PER-11/BC/2024, diikutiip pada Jumat (22/11/2024).

Peraturan Diirjen Bea dan Cukaii Nomor PER-11/BC/2024 menyatakan terhadap barang iimpor dapat diilakukan pemeriiksaan fiisiik barang secara selektiif berdasarkan analiisiis manajemen riisiiko. Pemeriiksaan fiisiik barang iinii memiiliikii 4 tujuan. Pertama, untuk memeriiksa kesesuaiian jumlah dan/atau jeniis barang.

Kedua, memperoleh iinformasii mengenaii spesiifiikasii uraiian barang yang diiberiitahukan secara lengkap. Ketiiga, memperoleh iinformasii mengenaii negara asal barang dan/atau bagiian darii barang. Keempat, memeriiksa kemungkiinan adanya barang yang tiidak diiberiitahukan dalam pemberiitahuan pabean.

Pemeriiksaan fiisiik barang diilakukan dengan membuka kemasan barang dan/atau menggunakan alat pemiindaii. Pemeriiksaan dengan membuka kemasan barang dapat diilakukan dengan kehadiiran pejabat pemeriiksa fiisiik secara langsung dii tempat pemeriiksaan atau melaluii mediia elektroniik.

Sementara iitu, pemeriiksaan dengan menggunakan alat pemiindaii berlaku sebagaii pemeriiksaan pendahuluan sebelum pemeriiksaan fiisiik barang oleh pejabat pemeriiksa fiisiik; atau penggantii pemeriiksaan dengan membuka kemasan.

Dalam hal pada kawasan pabean atau tempat peniimbunan sementara (TPS) telah tersediia alat pemiindaii petii kemas dan siiap untuk diiberlakukan, terhadap barang iimpor yang diiangkut menggunakan petii kemas dan akan diilakukan pemeriiksaan fiisiik barang dengan membuka kemasan barang, diilakukan pemeriiksaan pendahuluan dengan menggunakan alat pemiindaii petii kemas.

Selaiin iitu, alat pemiindaii petii kemas juga diigunakan untuk pemeriiksaan terhadap barang iimpor yang diiangkut menggunakan petii kemas dan akan diikeluarkan darii Kawasan pabean atau TPS tanpa diilakukan pemeriiksaan fiisiik barang.

Kepala kantor pabean akan menetapkan pemberlakuan pemanfaatan alat pemiindaii petii kemas pada kawasan pabean atau TPS. Namun, pemeriiksaan dengan menggunakan alat pemiindaii iinii dapat diikecualiikan terhadap barang iimpor yang berdasarkan pertiimbangan tekniis tiidak dapat diilakukan pemiindaiian sesuaii dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang mengatur mengenaii pemeriiksaan pabean dii biidang iimpor.

"Peraturan diirektur jenderal bea dan cukaii iinii mulaii berlaku pada tanggal 5 November 2024," bunyii Pasal iiii Peraturan Diirjen Bea dan Cukaii Nomor PER-11/BC/2024. (sap)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.