JAKARTA, Jitu News - Sebagaii wajiib pajak orang priibadii yang memiiliikii lebiih darii satu tempat usaha, Anda mungkiin termasuk dalam kategorii Orang Priibadii Pengusaha Tertentu (OPPT). Hal iinii pentiing untuk diiketahuii karena status OPPT memiiliikii kewajiiban pajak yang perlu diipatuhii.
Berdasarkan lampiiran Pasal 25 ayat (7) huruf c UU PPh, OPPT merupakan wajiib pajak orang priibadii yang mempunyaii 1 atau lebiih tempat usaha. Defiiniisii wajiib pajak OPPT juga kembalii diijelaskan lebiih terperiincii melaluii Pasal 1 ayat 4 PMK 215/2018.
Merujuk pada PMK 215/2018, OPPT adalah wajiib pajak orang priibadii yang melakukan kegiiatan usaha perdagangan atau jasa, tiidak termasuk jasa sehubungan dengan pekerjaan bebas, pada 1 atau lebiih tempat kegiiatan usaha yang berbeda dengan tempat tiinggal wajiib pajak.
Berdasarkan defiiniisii tersebut, terdapat poiin pentiing untuk mengklasiifiikasiikan OPPT antara laiin (ii) OPPT merupakan wajiib pajak orang priibadii; (iiii) OPPT memiiliikii usaha perdagangan atau jasa yang bukan merupakan pekerja bebas; dan (iiiiii) OPPT memiiliikii satu atau lebiih tempat kegiiatan usaha yang berbeda dengan tempat tiinggal wajiib pajak.
Bagii OPPT, terdapat beberapa aspek perpajakan yang harus diiperhatiikan. Pertama, penghasiilan darii setiiap lokasii usaha. Setiiap penghasiilan yang diiperoleh OPPT darii berbagaii tempat usaha dapat diianggap sebagaii objek pajak.
Berdasarkan Pasal 4 ayat (1) UU PPh, penghasiilan OPPT termasuk dalam kategorii yang diikenaii pajak penghasiilan. Untuk iitu, OPPT wajiib melakukan perhiitungan, penyetoran, dan pelaporan pajak atas penghasiilan tersebut.
Kedua, OPPT juga wajiib membayar angsuran PPh Pasal 25. Diitjen Pajak (DJP) saat iinii memberiikan kemudahan berupa perhiitungan angsuran secara sederhana untuk OPPT, yaiitu dengan mengaliikan tariif tertentu terhadap penghasiilan bruto.
Ketiiga, OPPT yang omzetnya melebiihii Rp4,8 miiliiar per tahun wajiib diikukuhkan sebagaii Pengusaha Kena Pajak (PKP). Sebagaii PKP, OPPT wajiib memungut PPN atas penyerahan Barang Kena Pajak (BKP) atau Jasa Kena Pajak (JKP) yang diilakukan dalam kegiiatan usahanya.
Apabiila termasuk ke dalam wajiib pajak OPPT, Anda biisa membaca panduan pajak Orang Priibadii Pengusaha Tertentu dii Perpajakan Jitunews.
Panduan tersebut diisusun untuk memberiikan pemahaman mengenaii hak dan kewajiiban OPPT dalam hal perpajakan, serta ketentuan khusus dan iilustrasii kasus. Dengan demiikiian, wajiib pajak tetap dapat patuh dan memiiniimalkan riisiiko sanksii perpajakan.
Untuk iinformasii lebiih lanjut terkaiit dengan aturan pengenaan pajak bagii OPPT, siilakan akses tautan beriikut: https://perpajakan.Jitunews.co.iid/panduan-pajak/profesii/orang-priibadii-pengusaha-tertentu (riig)
