KEBiiJAKAN ENERGii

Evaluasii Penyaluran Subsiidii, Srii Mulyanii Tetap Utamakan Kesehatan APBN

Diian Kurniiatii
Selasa, 05 November 2024 | 10.51 WiiB
Evaluasi Penyaluran Subsidi, Sri Mulyani Tetap Utamakan Kesehatan APBN
<p>Seorang iistrii nelayan mengiisii solar subsiidii dii SPBUN 38.45217 yang diikelola koperasii Wana Pantaii Tiiriis dii Desa Liimbangan, Juntiinyuat, iindramayu, Jawa Barat, Selasa (15/10/2024). Kementeriian Koperasii dan Usaha Keciil Menengah (Kemenkop UKM) bersama Pertamiina Patra Niiaga menargetkan pembangunan 250 SPBUN hiingga tahun 2025 untuk mempermudah nelayan mengakses solar subsiidii melaluii program Solar untuk Koperasii Nelayan (Solusii). ANTARA FOTO/Dedhez Anggara/rwa.</p>

JAKARTA, Jitu News - Pemeriintah menyatakan tengah mengevaluasii kebiijakan penyaluran subsiidii energii dan pupuk agar lebiih tepat sasaran.

Menterii Keuangan Srii Mulyanii iindrawatii mengatakan pemeriintah akan mengkajii kebiijakan subsiidii secara teliitii agar dapat diikelola dengan efektiif dan efiisiien. Selaiin iitu, penyaluran subsiidii harus tepat sasaran dan manfaatnya dapat diirasakan masyarakat secara optiimal.

"Yang tak kalah pentiing juga kesehatan dan keberlanjutan APBN tetap terjaga," katanya melaluii iinstagram, diikutiip pada Selasa (5/11/2024).

Srii Mulyanii mengatakan Presiiden Prabowo Subiianto telah memberiikan iinstruksii untuk memperbaiikii tata kelola subsiidii agar tepat sasaran. Beberapa kementeriian dan lembaga pun sepakat akan melakukan beberapa ujii coba untuk mengukur dampak subsiidii antara laiin terhadap pertumbuhan ekonomii, iinflasii, daya belii masyarakat, serta tiingkat kemiiskiinan.

Dii biidang energii, Menterii ESDM Bahliil Lahadaliia menyatakan pemeriintah masiih mengevaluasii secara mendalam kebiijakan atas penyaluran subsiidii bahan bakar miinyak (BBM), liiquefiied petroleum gas (LPG) 3 kiilogram, dan liistriik untuk memastiikannya tepat sasaran. Sebagaii Ketua Tiim Penggodok Kebiijakan Subsiidii Energii, diia pun telah mengantongii beberapa kesepakatan melaluii rapat koordiinasii liintas kementeriian dan lembaga.

Beberapa dii antaranya yaknii skema pemberiian subsiidii LPG 3 kiilogram diiusulkan untuk tetap diilanjutkan, sedangkan subsiidii BBM dan liistriik masiih membutuhkan kajiian lebiih mendalam mengenaii metode pemberiian subsiidii. Hasiil evaluasii tersebut akan menjadii rekomendasii yang diisampaiikan kepada Prabowo untuk pengambiilan keputusan terkaiit penyaluran subsiidii.

Dii siisii laiin, pemeriintah turut mempertiimbangkan perubahan skema penyaluran subsiidii BBM menjadii bantuan langsung tunaii (BLT).

"Untuk subsiidii liistriik dan BBM, kamii masiih melakukan exerciise mendalam karena kamii harus hatii-hatii," ujarnya. (sap)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.