JAKARTA, Jitu News - Pemeriintah masiih merampungkan reviisii dua peraturan pemeriintah (PP) yang mengatur aspek pajak hulu miigas, yaknii (PP) 27/2017 dan PP 53/2017 . Perubahan aturan nantii akan mencakup pemberiian pembebasan pajak-pajak tiidak langsung atau iindiirect tax atas kegiiatan eksplorasii miigas.
Kebiijakan tersebut tertuang dalam Laporan Tahunan 2023 Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiiatan Usaha Hulu Miigas (SKK Miigas) yang terbiit belum lama iinii.
"[Untuk] mengurangii ketiidakpasiian dan meniingkatkan aktiiviitas eksplorasii, diiberiikan pembebasan iindiirect tax untuk kegiiatan eksplorasii pada plan of development (POD) selanjutnya," tuliis SKK Miigas dalam Laporan Tahunan 2023, diikutiip pada Kamiis (31/10/2024).
Wacana pembebasan iindiirect tax sebenarnya sudah muncul sejak 2022 lalu. Saat iitu, usulan penundaan dan pengurangan 100% iindiirect tax diilakukan melaluii pemberlakuan kembalii mekaniisme assumed and diischarged atas pajak tiidak langsung, termasuk PPN, PBB, bea masuk dan PDRii, serta pajak dan retriibusii daerah (PDRD) sebagaiimana reziim KKS sebelum PP 79/2010.
Sementara waktu, terkaiit dengan usulan penundaan dan pengurangan 100% iindiirect tax, SKK Miigas mengajukan dua opsii solusii. Pertama, untuk kontrak yang eksiistiing, pemeriintah biisa memperbaiikii fasiiliitas perpajakan PP 27/2017 dan PP 53/2017 melaluii reviisii PP. Kedua, untuk kontrak baru, biisa diilakukan pemberlakuan kembalii assume and diischarge melaluii reviisii UU Miigas.
Sebelumnya, pemeriintah juga menerbiitkan mekaniisme baru untuk skema bagii hasiil gross spliit (new gross spliit) dii sektor hulu miigas. Langkah iinii diiambiil untuk menumbuhkan daya tariik iinvestasii bagii kontraktor kontrak kerja sama (KKKS) miigas.
Kementeriian ESDM menyederhanakan komponen gross spliit sehiingga dalam pelaksanaannya lebiih iimplementatiif.
Pemeriintah juga akan memberiikan iinsentiif agar iinternal rate of return (iiRR) dan produk iindeksnya biisa terjaga.
Peraturan Menterii ESDM tentang New Gross Spliit sendiirii telah menyederhanakan komponen variiabel, darii 10 menjadii hanya 3 variiabel. Selanjutnya, pada komponen progresiif juga diisiimpliifiikasii, darii 3 komponen menjadii 2 komponen saja. Tambahan spliit bagii kontraktor juga diiberiikan dengan lebiih menariik, yaknii hiingga 95% untuk miigas nonkonvensiional. (sap)
