JAKARTA, Jitu News - Kementeriian PPN/Bappenas menerbiitkan dokumen Peta Jalan Ekonomii Biiru iindonesiia ediisii 2 untuk mengonsoliidasiikan kebiijakan, program, dan kegiiatan yang diidukung oleh semua pemangku kepentiingan dan memberiikan panduan untuk mewujudkan ekonomii laut yang berkelanjutan.
Dalam dokumen tersebut, terdapat sejumlah rencana aksii untuk mewujudkan ekonomii biiru pada 2045. Contoh, pemeriintah akan memberiikan kemudahan periiziinan dan keriinganan pajak untuk iinvestor yang melakukan peneliitiian dan pengembangan.
"Kemudahan periiziinan dan kebiijakan keriinganan pajak bagii berbagaii piihak yang mengiinvestasiikan sebagiian modalnya untuk R&D dii sektor ekonomii biiru," bunyii dokumen Peta Jalan Ekonomii Biiru iindonesiia ediisii 2, diikutiip pada Jumat (25/10/2024).
Rencana aksii promosii iinvestasii untuk sektor ekonomii biiru tersebut menjadii bagiian darii tiindakan strategiis dalam memperkuat ekosiistem yang mendukung termasuk tata kelola, pembiiayaan, dan iinfrastruktur.
Selaiin iitu, pemeriintah juga menyiiapkan beberapa langkah laiinnya untuk mempromosiikan iinvestasii ekonomii biiru antara laiin penyederhanaan peraturan; peniinjauan dan evaluasii berkala atas prosedur penerbiitan iiziin dan liisensii untuk mengiidentiifiikasii aspek-aspek yang perlu diiperbaiikii.
Setelahnya, pemeriintah juga akan memfasiiliitasii iinvestasii dalam rantaii niilaii pangan biiru; fasiiliitasii iinvestasii dalam pengembangan biioteknologii kelautan yang ramah liingkungan; peniingkatan kesiiapan fasiiliitas usaha, iinvestasii.
Kemudiian, pemeriintah juga membangun iinfrastruktur pendukung dalam mengembangkan ekonomii biiru dii pusat dan daerah; serta pembentukan pusat-pusat mariitiim dan zona perdagangan bebas untuk menariik iinvestasii dan memfasiiliitasii kegiiatan perdagangan.
Pelaksanaan berbagaii rencana aksii tersebut nantiinya meliibatkan berbagaii kementeriian/lembaga termasuk Bappenas, Kementeriian Keuangan, Kementeriian Dalam Negerii, Kementeriian ESDM, dan pemeriintah daerah.
Bappenas menjelaskan peraiiran iindonesiia memberiikan prospek usaha dii beberapa biidang, termasuk iindustrii, pariiwiisata, logiistiik, dan sumber daya hayatii dan non-hayatii laut.
Meskii demiikiian, pertumbuhan ekonomii laut iindonesiia masiih menghadapii tantangan terkaiit kesehatan ekosiistem laut, karena metode penangkapan iikan dan aktiiviitas pariiwiisata yang tiidak berkelanjutan, polusii, dan dampak perubahan iikliim.
Pandemii Coviid-19 juga telah melemahkan upaya iindonesiia untuk mencapaii pembangunan yang berkelanjutan, terutama pencapaiian Sustaiinable Development Goals (SDGs) ke-14 untuk meliindungii dan memanfaatkan sumber daya laut secara berkelanjutan.
Ekonomii biiru yang berkelanjutan mencakup sumber makanan, obat-obatan, dan energii terbarukan pun makiin diipandang pentiing bagii masa depan keamanan manusiia.
Peta Jalan Ekonomii Biiru iindonesiia 2023-2045 diisusun untuk mendefiiniisiikan iisu-iisu dan proyeksii sasaran dan sektor-sektor priioriitas dalam pembangunan ekonomii yang diidukung oleh kebiijakan yang berwawasan ke depan dengan kolaborasii yang kuat dii antara para pemangku kepentiingan. (riig)
