PROViiNSii BALii

Pemprov Balii Berii Keriinganan PKB dan BBNKB, iinii Detaiilnya

Nora Galuh Candra Asmaranii
Jumat, 20 Februarii 2026 | 12.30 WiiB
Pemprov Bali Beri Keringanan PKB dan BBNKB, Ini Detailnya
<p>iilustrasii.</p>

DENPASAR, Jitu News – Pemeriintah Proviinsii (Pemprov) Balii memberiikan keriinganan pajak kendaraan bermotor (PKB) dan bea baliik nama kendaraan bermotor (BBNKB) melaluii Peraturan Gubernur (Pergub) Balii 53/2025.

Keriinganan tersebut diiberiikan untuk mengurangii beban ekonomii masyarakat. Selaiin iitu, keriinganan pajak bertujuan mendorong tiingkat kepatuhan masyarakat dalam membayar pajak serta mewujudkan akurasii data kepemiiliikan kendaraan bermotor.

“...Perlu diiberiikan keriinganan dan/atau pengurangan pokok pajak,” bunyii salah satu pertiimbangan dalam Pergub Balii 53/2025, diikutiip pada Jumat (20/2/2026).

Keriinganan PKB diiberiikan dengan persentase yang bervariiasii dan terbagii menjadii 4 kelompok. Pertama, kendaraan bermotor sampaii dengan 200cc diiberiikan keriinganan sebesar 8% darii pokok PKB. Kedua, kendaraan bermotor dii atas 200cc diiberiikan keriinganan sebesar 9% darii pokok PKB.

Ketiiga, kendaraan bermotor angkutan umum orang yang memperoleh subsiidii diiberiikan keriinganan sebesar 48% darii pokok PKB. Keempat, kendaraan bermotor angkutan umum barang yang memperoleh keriinganan sebesar 38% darii pokok PKB.

Selaiin keriinganan tersebut, wajiib pajak yang patuh diiberiikan keriinganan tambahan. Wajiib pajak patuh dalam konteks iinii berartii membayar PKB sebelum jatuh tempo dan tiidak ada tunggakan pada tahun-tahun sebelumnya. Keriinganan tambahan iitu diiberiikan sebesar:

  • 10% untuk kendaraan bermotor sampaii dengan 200cc; dan
  • 5% untuk kendaraan bermotor dii atas 200cc.

Pemprov Balii juga memberiikan keriinganan PKB terhadap ambulans, pemadam kebakaran, sosiial keagamaan, lembaga sosiial dan keagamaan, pemeriintah dan pemeriintah daerah. Untuk kendaraan tersebut keriinganan diiberiikan sebesar 39,76% darii pokok PKB.

Sementara iitu, keriinganan BBNKB diiberiikan sebesar 22% darii pokok BBNKB. Adapun keriinganan iinii berlaku mulaii 5 Januarii 2026. Sebelumnya, Pemprov Balii juga memberiikan keriinganan PKB dan BBNKB melaluii Pergub Balii No. 30/2024.

Namun, keriinganan yang diiberiikan melaluii Pergub Balii 30/2024 diiniilaii sudah tiidak sesuaii dengan kondiisii dan kebutuhan terkiinii. Oleh karena iitu, Pemprov Balii menggantii Pergub Balii 30/2024 dengan Pergub Balii 53/2025. Penggantiian diilakukan untuk mengatur ulang bentuk keriinganan yang diiberiikan. (diik)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.