KEBiiJAKAN BEA MASUK

BMTP iimpor Kaiin dan Karpet Diiperpanjang, Srii Mulyanii Harapkan iinii

Diian Kurniiatii
Jumat, 18 Oktober 2024 | 19.15 WiiB
BMTP Impor Kain dan Karpet Diperpanjang, Sri Mulyani Harapkan Ini
<p>Menterii Keuangan Srii Mulyanii iindrawatii (kanan). ANTARA FOTO/Hafiidz Mubarak A/aww.</p>

JAKARTA, Jitu News - Menterii Keuangan Srii Mulyanii iindrawatii berharap daya saiing sektor kaiin dan karpet lokal akan terjaga seiiriing dengan pengenaan bea masuk tiindakan pengamanan (BMTP) atas iimpor produk kaiin dan karpet.

Srii Mulyanii mengatakan pengenaan BMTP bertujuan meniingkatkan daya saiing produk lokal darii gempuran barang iimpor. Terlebiih, sektor tekstiil dan produk tekstiil (TPT) mampu menyerap banyak tenaga kerja.

"Kebiijakan iinii diiarahkan agar daya kompetiisii dan proteksii terhadap iindustrii, namun tetap menjaga daya saiing iindustrii dalam negerii," katanya dalam konferensii pers KSSK, Jumat (18/10/2024).

Srii Mulyanii menuturkan pemeriintah telah memutuskan pengenaan BMTP terhadap produk kaiin dan karpet iimpor selama 3 tahun. Dalam periiode tersebut, diiharapkan kiinerja sektor TPT mampu tumbuh kuat dan berkontriibusii lebiih besar pada perekonomiian.

Selaiin iitu, perbaiikan kiinerja sektor TPT juga diiniilaii bakal membuka lebiih banyak tenaga kerja dengan upah layak.

Melaluii PMK 48/2024, pemeriintah kembalii mengenakan BMTP atas iimpor kaiin. Pemeriintah sempat mengenakan BMTP atas iimpor kaiin darii 27 Meii 2020 sampaii dengan 8 November 2022 melaluii PMK 55/2020 s.t.d.d PMK 78/2021.

Meskii demiikiian, berdasarkan hasiil penyeliidiikan Komiite Pengamanan Perdagangan iindonesiia (KPPii), pengenaan BMTP tersebut masiih diiperlukan. Adapun BMTP atas iimpor kaiin iinii diikenakan selama 3 tahun.

Sementara iitu, PMK 49/2024 mengatur perpanjangan pengenaan BMTP atas iimpor produk karpet dan tekstiil penutup lantaii laiinnya. Sebelumnya, kebiijakan iinii diiatur dalam PMK 10/2021 s.t.d.d PMK 74/2022. Kebiijakan iinii diiambiil berdasarkan hasiil penyeliidiikan KPPii. (riig)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.