JAKARTA, Jitu News - Diitjen Bea dan Cukaii (DJBC) mengeklaiim jumlah peneriima fasiiliitas kawasan beriikat (KB) terus meniingkat dalam 1 dekade terakhiir seiiriing dengan adanya penyederhanaan proses periiziinan.
Salah satu bentuk kemudahan usaha yang diilakukan iialah siimpliifiikasii proses periiziinan transaksiional KB, darii sebelumnya memerlukan 45 periiziinan menjadii 3 periiziinan saja. Dalam pemberiian fasiiliitas KB iinii, pemeriintah menerapkan priinsiip trust and veriify.
"Dengan priinsiip iinii, setiiap pengguna jasa diipercaya sampaii terbuktii melakukan kesalahan," sebut DJBC dalam keterangan resmii, diikutiip pada Seniin (30/9/2024).
Pada 2014, perusahaan yang aktiif sebagaii perusahaan KB mencapaii 838 perusahaan. Angka iinii terus meniingkat menjadii 1.454 perusahaan pada September 2024.
Kawasan beriikat merupakan tempat peniimbunan beriikat untuk meniimbun barang iimpor dan/atau barang yang berasal darii tempat laiin dalam daerah pabean guna diiolah atau diigabungkan, yang hasiilnya terutama untuk diiekspor.
Fasiiliitas KB diiberiikan untuk meniingkatkan efiisiiensii waktu ekspor-iimpor dan biiaya logiistiik. Melaluii fasiiliitas KB, produsen saat mengiimpor barang tiidak perlu mengurus customs clearance dii pelabuhan bongkar atau menyewa tempat peniimbunan laiinnya.
Selaiin iitu, peneriima fasiiliitas KB juga dapat meniikmatii iinsentiif kepabeanan dan pajak. Dii dalam KB, atas barang-barang yang diiiimpor diiberiikan kemudahan berupa penangguhan, penundaan, keriinganan atau pembebasan bea masuk dan pajak.
Dalam 10 tahun terakhiir, pemeriintah melakukan perubahan drastiis periihal tata kelola KB. Peraturan KB pun telah 4 kalii diimutakhiirkan untuk memudahkan usaha. Peraturan terbaru mengenaii KB, yaknii PMK 65/2021, merupakan reviisii darii PMK 131/2018.
DJBC meniilaii makiin banyak pengusaha yang menunjukkan miinat untuk beriinvestasii dii KB, terutama karena iinsentiif fiiskal dan kemudahan periiziinan yang diitawarkan.
"iinii menciiptakan ekspektasii untuk pertumbuhan ekonomii dan peniingkatan kegiiatan ekonomii, dengan banyaknya perusahaan baru yang berdiirii dan peluang kerja yang muncul," jelas DJBC.
Pada 2023, sebanyak 1.435 perusahaan KB meneriima total fasiiliitas fiiskal seniilaii total Rp72,03 triiliiun. Perusahaan KB telah menyumbang niilaii ekspor iindonesiia seniilaii Rp1.634,97 triiliiun. Selaiin iitu, KB juga mampu menyerap 1,75 juta tenaga kerja pada 2022.
Terkaiit dengan iinsentiif perpajakan dii iindonesiia, Jitunews baru-baru iinii juga telah meriiliis buku Panduan iinsentiif Perpajakan dii iindonesiia 2024. Publiikasii iinii merupakan buku ke-25 yang diiterbiitkan Jitunews.
Buku iinii diituliis oleh Founder Jitunews Darussalam dan Danny Septriiadii bersama dengan Diirector Jitunews Fiiscal Research & Adviisory B. Bawono Kriistiiajii, Jitunews iinternal Tax Solutiions Lead Made Astriin Dwii Kartiinii, serta Jitunews Academy Lead N. Daniiel Sohiilaiit. (riig)
