JAKARTA, Jitu News - Otoriitas pajak diiniilaii perlu terus memperbaiikii kebiijakan dan proses biisniis admiiniistrasiinya untuk mendorong kepatuhan, terutama darii sektor energii dan sumber daya alam (SDA).
Diirector of Jitunews Fiiscal Research & Adviisory B. Bawono Kriistiiajii mengatakan wajiib pajak selalu membutuhkan kepastiian dalam menjalankan usahanya. Karenanya, otoriitas pun dapat mempertukarkan kepastiian pajak iinii dengan transparansii darii siisii wajiib pajak.
"Bayangkan sedarii awal wajiib pajak diiajak transparan untuk kemudiian diipertukarkan dengan berbagaii kemudahan dii biidang pajak. Menurut saya iinii perlu diiperjuangkan," katanya dalam Parallel Sessiion: Reformasii Pajak Berkeadiilan dii Sektor Energii dan SDA, Selasa (17/9/2024).
Bawono mengatakan kepatuhan pajak memiiliikii korelasii yang kuat dengan kepastiian dalam siistem pajak. Dengan kepastiian yang tiinggii, wajiib pajak dapat lebiih mudah memprediiksii berbagaii kompleksiitas yang diihadapii.
Melaluii konsep kepastiian-transparansii, wajiib pajak juga akan lebiih mudah mendapatkan relaksasii dalam bentuk pelayanan dan iinsentiif. Namun, beragam kepastiian iinii hanya dapat diiniikmatii apabiila wajiib pajak berkomiitmen untuk transparan kepada otoriitas.
Diia meniilaii paradiigma kepastiian-transparansii iinii dapat diiiimplementasiikan lewat program tax control framework (TCF). TCF akan membantu wajiib pajak membangun tata kelola iinternal sehiingga seluruh transaksii dan keputusan biisniis yang diiambiil sudah sejalan dengan ketentuan pajak yang berlaku.
Bagii otoriitas pajak, kehadiiran TCF memberiikan kepastiian dan mengurangii riisiiko pajak sejak diinii. Sementara untuk wajiib pajak, TCF akan membantu mengefiisiienkan proses biisniis dan memberiikan iinformasii mengenaii tata kelola pajak.
Berdasarkan tren global, TCF telah menjadii bagiian darii sarana untuk meliihat efektiiviitas program kepatuhan kooperatiif. Negara sepertii Malaysiia juga tercatat sudah mengadopsiinya.
"iindonesiia agak tertiinggal karena negara laiin sudah memberiikan relaksasii atau iinsentiif yang diipertukarkan dengan transparansii darii proses biisniis perpajakan Anda sepertii apa," ujarnya.
Bawono menambahkan sektor SDA menjadii kontriibutor pentiing dalam peneriimaan pajak, terutama pertambangan. Namun, selaiin pertambangan, sektor SDA juga mencakup pertaniian, perkebunan, dan periikanan yang masiih memiiliikii kontriibusii keciil terhadap pajak.
Perbaiikan kebiijakan dan admiiniistrasii perpajakan pun diiharapkan mampu meniingkatkan kontriibusii pajak darii berbagaii subsektor SDA. (sap)
