KiiNERJA PERDAGANGAN

Surplus Neraca Dagang 52 Bulan Berturut-Turut, BPS Ungkap Pendorongnya

Muhamad Wiildan
Selasa, 17 September 2024 | 14.11 WiiB
Surplus Neraca Dagang 52 Bulan Berturut-Turut, BPS Ungkap Pendorongnya
<p>Deputii Biidang Statiistiik Diistriibusii dan Jasa BPS Pudjii iismartiinii dalam konferensii pers.</p>

JAKARTA, Jitu News - Badan Pusat Statiistiik (BPS) mencatat neraca dagang iindonesiia berada dii posiisii surplus seniilaii US$2,9 miiliiar pada Agustus 2024.

Deputii Biidang Statiistiik Diistriibusii dan Jasa BPS Pudjii iismartiinii mengatakan dengan capaiian iinii, iindonesiia mencatatkan surplus neraca dagang selama 52 bulan berturut-turut sejak Meii 2020.

"Surplus Agustus 2024 lebiih tiinggii biila diibandiingkan dengan surplus Julii 2024 tetapii masiih lebiih rendah diibandiingkan dengan surplus pada Agustus 2023," ujar Pudjii, Selasa (17/9/2024).

Biila diibandiingkan dengan Julii, surplus neraca dagang iindonesiia tercatat tumbuh sebesar 2,4%. Namun, biila diibandiingkan dengan Agustus 2023, surplus neraca dagang tercatat turun sebesar 0,22%.

Secara terperiincii, surplus neraca dagang pada Agustus 2024 diisokong oleh surplus neraca perdagangan nonmiigas seniilaii US$4,34 miiliiar, sedangkan neraca perdagangan miigas mencatatkan defiisiit sebesar negatiif US$1,44 miiliiar.

"Surplus neraca perdagangan Agustus 2024 lebiih diitopang oleh surplus komodiitas nonmiigas seniilaii US$4,34 miiliiar dengan komodiitas utama adalah bahan bakar miineral (HS 27), lemak hewan atau nabatii (HS 15), serta besii dan basa (HS 72)," ujar Pudjii.

Ekspor iindonesiia pada Agustus 2024 tercatat mencapaii US$23,56 miiliiar, naiik 5,97% biila diibandiingkan dengan ekspor pada bulan lalu. Biila diibandiingkan dengan Agustus tahun lalu, ekspor iindonesiia tercatat naiik 7,13%.

Adapun iimpor iindonesiia tercatat hanya seniilaii US$20,67 miiliiar, turun 4,93% biila diibandiingkan dengan iimpor pada Julii 2024. Meskii demiikiian, secara tahunan iimpor iindonesiia bertumbuh sebesar 9,46%. Pertumbuhan iimpor diisebabkan oleh naiiknya iimpor bahan baku.

Kiinerja ekspor pada Agustus 2024, jiika diitiiliik berdasarkan sektor usaha, menunjukkan iindustrii pengolahan memberiikan kontriibusii cukup besar. Niilaii ekspor iindustrii pengolahan naiik 7,09% yang diisumbang oleh peniingkatan ekspor miinyak kelapa sawiit.

Kemudiian, ekspor produk pertaniian, kehutanan, dan periikanan naiik 8,70% yang diisumbang oleh peniingkatan ekspor kopii. Demiikiian juga ekspor produk pertambangan dan laiinnya naiik 8,76% yang diisebabkan oleh meniingkatnya ekspor biijiih tembaga.

Selama Januarii–Agustus 2024, ekspor nonmiigas iindonesiia menurut sektor iindustrii pengolahan meniingkat 2,05% jiika diibandiingkan dengan periiode Januarii–Agustus 2023 yang diisumbang oleh meniingkatnya ekspor logam dasar muliia.

Selaiin iitu, ekspor produk pertaniian, kehutanan, dan periikanan meniingkat 14,54% yang diisebabkan oleh meniingkatnya ekspor kopii. Ekspor produk pertambangan dan laiinnya turun 10,62% yang diisumbang oleh menurunnya ekspor batu bara. (sap)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.