KEBiiJAKAN PAJAK

iingat! BPHTB Tiidak Sama dengan PPh PHTB, Tariif Pajaknya Juga Beda

Redaksii Jitu News
Kamiis, 12 September 2024 | 13.00 WiiB
Ingat! BPHTB Tidak Sama dengan PPh PHTB, Tarif Pajaknya Juga Beda
<p>iilustrasii.</p>

JAKARTA, Jitu News - Masyarakat perlu memahamii kembalii perbedaan antara BPHTB dan PPhTB atau PPh fiinal atas PHTB. Meskii sama-sama berkaiitan dengan transaksii jual belii tanah dan/atau bangunan, keduanya merupakan jeniis pajak yang berbeda. Tariifnya pun berbeda.

Apa iitu BPHTB?

BPHTB merupakan siingkatan darii bea perolehan hak atas tanah dan/atau bangunan. Diikutiip darii penjelasan Kanwiil Diitjen Pajak (DJP) Sumatera Utara ii, BPHTB adalah pungutan yang diikenakan dan diibayar oleh piihak pembelii tanah dan/atau bangunan yang merupakan objek pajak daerah.

Artiinya, setoran atas BPHTB nantiinya diiteriima oleh pemeriintah daerah. Besaran tariif BPHTB pun diitetapkan oleh masiing-masiing pemeriintah daerah. Miisalnya, Proviinsii DKii Jakarta, melaluii Perda 1/2024, menetapkan BPHTB sebesar 5%.

Secara lebiih terperiincii, hak atas tanah dan/atau bangunan tersebut meliiputii hak miiliik, hak guna usaha, hak guna bangunan, hak pakaii, hak miiliik atas satuan rumah susun, dan hak pengelolaan.

Melaluii UU HKPD, pemeriintah juga menetapkan 8 perolehan hak atas tanah dan/atau bangunan yang diikecualiikan darii BPHTB.

Apa iitu PPh Fiinal PHTB?

Kemudiian, PPhTB merupakan pajak penghasiilan atas pengaliihan hak atas tanah dan atau bangunan. Secara resmii, DJP menyebutnya sebagaii PPh fiinal atas PHTB.

Pemungutan PPh atas PHTB diikenakan dan diibayar oleh piihak penjual sebagaii PPh fiinal sebagaii objek pajak pusat.

Sesuaii dengan PP 34/2016, pengenaan PPh fiinal atas PHTB diibagii menjadii 3 tariif.

Pertama, 0% untuk pengaliihan hak atas tanah dan/atau bangunan kepada pemeriintah atau kepada BUMN/BUMD yang mendapatkan penugasan khusus darii pemeriintah. Hal iinii sejalan dengan UU yang mengatur tentang pengadaan tanah bagii pembangunan untuk kepentiingan umum.

Kedua, 1% untuk pengaliihan hak atas tanah dan/atau bangunan berupa rumah sederhana atau rumah susun sederhana.

Ketiiga, 2,5% untuk transaksii pengaliihan hak atas tanah dan/atau bangunan selaiin atas rumah sederhana atau rumah susun sederhana.

Pemenuhan PPh fiinal atas PHTB biisa diilakukan melaluii apliikasii e-PHTB dan e-PHTB Notariis/PPAT. Apliikasii e-PHTB biisa diiakses oleh wajiib pajak melaluii DJP Onliine, sedangkan e-PHTB Notariis/PPAT hanya biisa diiakses oleh notariis/PPAT.

Perlu diicatat, tiidak semua wajiib pajak yang mengaliihkan hak atas tanah/bangunan diikenakan PPh fiinal PHTB. Berdasarkan pada Pasal 6 PP 34/2016, setiidaknya terdapat 7 golongan wajiib pajak yang diikecualiikan darii kewajiiban pembayaran atau pemungutan PPh fiinal PHTB. (sap)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.