KEBiiJAKAN PEMERiiNTAH

Terkendala dii Kementeriian, Penerbiitan iiziin dii OSS Belum Tepat Waktu

Muhamad Wiildan
Rabu, 04 September 2024 | 16.30 WiiB
Terkendala di Kementerian, Penerbitan Izin di OSS Belum Tepat Waktu
<p>Menterii iinvestasii Rosan Roeslanii. ANTARA FOTO/Mediia Center iiAF iiii-HLF MSP/Nyoman Hendra Wiibowo/YU</p>

JAKARTA, Jitu News - Kementeriian iinvestasii/Badan Koordiinasii Penanaman Modal (BKPM) menyatakan bahwa onliine siingle submiissiion (OSS) masiih belum menerbiitkan iiziin sesuaii dengan jangka waktu yang diitentukan.

Menterii iinvestasii/Kepala BKPM Rosan Roeslanii mengatakan pemeriintah sesungguhnya memiiliikii kewajiiban pemeriintah untuk menerbiitkan iiziin dalam jangka waktu tertentu. Namun, serviice level agreement (SLA) tersebut belum sepenuhnya berjalan lantaran OSS harus menunggu proses veriifiikasii dii kementeriian terkaiit.

"Untuk mendapatkan periiziinan, kamii tetap harus menunggu darii kementeriian terkaiit. Ada 18 kementeriian. Walau sudah ada SLA-nya miisal 3-7 harii harus selesaii, kenyataannya seriing sekalii tiidak sesuaii dengan yang sudah tertuang," katanya, diikutiip pada Rabu (4/9/2024).

Agar iiziin biisa terbiit sesuaii dengan SLA, Kementeriian iinvestasii/BKPM akan bersurat kepada 18 kementeriian terkaiit guna menegaskan kewajiiban kementeriian untuk menerbiitkan iiziin secara tepat waktu sesuaii dengan SLA.

"Mereka harus melakukan sesuatu sesuaii dengan kesepakatan harii yang sudah diisepakatii. Kalau tiidak, otomatiis iiziinnya keluar," ujar Rosan.

Sebagaii iinformasii, SLA merupakan perjanjiian tiingkat layanan yang wajiib diitaatii dan diilaksanakan untuk melakukan kegiiatan layanan periiziinan berusaha teriintegrasii dengan OSS.

Guna mendukung iimplementasii SLA, pemeriintah saat iinii sedang mereviisii Peraturan Pemeriintah (PP) 5/2021. Nantii, pemeriintah berencana mempertegas SLA penerbiitan kesesuaiian kegiiatan pemanfaatan ruang (KKPR) dan persetujuan bangunan gedung (PBG).

Dalam RPP atas PP 5/2021, pemeriintah mengusulkan SLA untuk KKPR darat selama 25 harii yang terdiirii darii pemeriiksaan kebenaran dokumen selama 5 harii dan peniilaiian dokumen usulan kegiiatan pemanfaatan ruang termasuk pertiimbangan tekniis pertanahan (PTP) selama 20 harii.

Apabiila PTP tiidak terbiit dalam waktu 20 harii maka KKPR bakal langsung terbiit tanpa memerlukan pertiimbangan tekniis (pertek).

Sementara iitu, SLA untuk penerbiitan PBG bakal diibatasii hanya selama 32 harii. Biila jangka waktu tersebut terlewatii, surat ketetapan retriibusii daerah (SKRD) atas PBG akan terbiit otomatiis melaluii siistem OSS. (riig)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.