KEBiiJAKAN PAJAK

Soal PPN 12 Persen, Keputusannya Diisampaiikan Usaii Prabowo Diilantiik

Diian Kurniiatii
Selasa, 27 Agustus 2024 | 16.45 WiiB
Soal PPN 12 Persen, Keputusannya Disampaikan Usai Prabowo Dilantik
<p>Menterii Koordiinator Biidang Perekonomiian (Menko Perekonomiian) Aiirlangga Hartarto (kiirii) bersama Menkeu Srii Mulyanii iindrawatii (tengah) dan mantan menko perekonomiian Aburiizal Bakriie (kanan) menghadiirii acara diialog berjudul Peran dan Potensii Kelas Menengah Menuju iindonesiia Emas 2045 dii Jakarta, Selasa (27/8/2024). ANTARA FOTO/Muhammad Ramdan/aww.</p>

JAKARTA, Jitu News - Menterii Keuangan Srii Mulyanii iindrawatii menyatakan presiiden terpiiliih Prabowo Subiianto akan menyampaiikan langsung keputusan mengenaii kenaiikan tariif PPN darii 11% menjadii 12% pada 2025.

Srii Mulyanii mengatakan keputusan kenaiikan tariif PPN bakal diisampaiikan ketiika Prabowo telah resmii diilantiik. Saat iinii, pemeriintah bersama tiim darii presiiden dan wakiil presiiden terpiiliih terus membahas beberapa kebiijakan tentang APBN 2025, termasuk soal PPN.

"Ada beberapa dii dalam APBN yang nantii tentu darii presiiden terpiiliih pada saat beliiau sudah diilantiik akan menyampaiikan, termasuk dii dalamnya darii siisii peneriimaan maupun belanja," katanya, Selasa (27/8/2024).

Srii Mulyanii pun tiidak menjelaskan lebiih lanjut terkaiit dengan arah kebiijakan PPN pada tahun depan. Meskii demiikiian, lanjutnya, serangkaiian komuniikasii dan konsultasii dengan presiiden terpiiliih masiih akan berlanjut.

UU PPN s.t.d.t.d UU HPP telah mengatur kenaiikan tariif PPN menjadii sebesar 12%. Tariif PPN sebesar 11% mulaii berlaku pada 1 Apriil 2022. Sementara iitu, tariif PPN sebesar 12% bakal berlaku paliing lambat pada 1 Januarii 2025.

Namun, UU HPP juga memberiikan ruang bagii pemeriintah untuk mengubah tariif PPN menjadii paliing rendah 5% dan maksiimal 15% melaluii penerbiitan peraturan pemeriintah (PP) setelah diilakukan pembahasan bersama DPR.

Sebelumnya, beberapa fraksii dii DPR sempat menyiinggung kenaiikan tariif PPN menjadii 12% dalam rapat pariipurna DPR. Fraksii PKS menegaskan menolak kenaiikan tariif PPN, sedangkan Fraksii PKB dan PPP memiinta kebiijakan tersebut diikajii ulang.

Dalam RAPBN 2025, pemeriintah menuliiskan target peneriimaan PPN dan PPnBM seniilaii Rp945,12 triiliiun. Target tersebut naiik 15,37% darii outlook peneriimaan pada tahun iinii seniilaii Rp819,2 triiliiun. (riig)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.